Ketua DPRK Aceh Barat Kembali Mangkir, Aksi Ribuan Massa Dibubarkan dengan Water Cannon dan Gas Air Mata

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 2 September 2025 - 17:28 WIB

50498 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meulaboh, 1 September 2025 — Aksi unjuk rasa ribuan mahasiswa dan masyarakat Aceh Barat di halaman Kantor DPRK Aceh Barat berakhir ricuh setelah aparat keamanan menembakkan water cannon dan gas air mata ke arah kerumunan.

Massa berasal dari Universitas Teuku Umar (UTU), STAIN Teuku Dirundeng Meulaboh, Universitas Nagan Raya (UNCM), serta berbagai elemen masyarakat. Aksi dipimpin Presiden Mahasiswa UTU, Putra Rahmat, yang memulai orasi sekitar pukul 12.00 WIB usai hujan pagi reda.

Awalnya aksi berlangsung tertib dengan penyampaian enam tuntutan nasional. Mereka mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset, evaluasi lembaga legislatif dan eksekutif, pencopotan Menteri Keuangan Sri Mulyani, reformasi Polri, penghentian tindakan represif aparat, serta pembebasan seluruh tahanan politik aksi di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah dua jam berorasi, massa bergerak masuk ke pekarangan DPRK menuntut kehadiran sedikitnya 50+1 anggota dewan, termasuk Ketua DPRK. Namun, seperti aksi-aksi sebelumnya, Ketua DPRK kembali tidak hadir.

“Setiap kali kami lakukan aksi di sini, Ketua DPRK selalu tidak ada. Dia sibuk pencitraan di media sosial, tapi ketika rakyat membutuhkannya, dia bersembunyi dengan seribu alasan,” ujar Putra Rahmat di hadapan ribuan demonstran. Ia menegaskan massa siap menginap di kantor DPRK bila Ketua Dewan tak juga menemui mereka.

Situasi memanas ketika massa mencoba masuk lebih jauh ke dalam gedung. Aparat melakukan penghadangan yang berujung bentrokan. Dorong-dorongan terjadi, hingga akhirnya water cannon dikerahkan dan gas air mata ditembakkan.

Empat orang massa aksi harus dilarikan ke rumah sakit. Dua orang menderita luka di kepala akibat pukulan aparat, satu orang terjatuh ketika menghindari gas air mata, dan seorang lainnya terkena pantulan batu lemparan.

Melihat eskalasi meningkat, Putra Rahmat mengarahkan massa untuk mundur. “Kita harus mundur terlebih dahulu, ini sudah tidak aman. Jangan sampai ada korban lagi. Warga sekitar juga bisa terdampak jika gas air mata terus ditembakkan,” ujarnya. Menjelang magrib, massa diarahkan kembali ke titik kumpul di Tugu Teuku Umar, Batu Putih.

Ketidakhadiran Ketua DPRK Aceh Barat dinilai massa sebagai tanda buruk demokrasi lokal. Mereka menyebut absennya pimpinan dewan merupakan bentuk pengkhianatan terhadap aspirasi rakyat. Aksi protes dipastikan akan terus berlanjut hingga seluruh tuntutan dipenuhi. (*)

Berita Terkait

Muspika, RAPI dan Masyarakat Sungai Mas Bersatu Kobarkan Semangat Kemerdekaan
Bea Cukai Aceh dan PT Mifa Bersaudara Perkuat Sinergi Pengawasan Ekspor
Golkar Aceh Optimis Nambah Kursi di Dapil 10 Aceh
Brimob Batalyon C Pelopor Pasang Sling Jembatan 109 Meter di Sikundo, Permudah Akses Sekolah dan Kebun Wujud
Mahasiswa Universitas Teuku Umar Gelar Edukasi Hipertensi di Desa Subarang, Warga Antusias
Dilantik Sebagai Wakil Rektor II UTU, Ini Profil Dr. Mursyidin
‎YARA Apresiasi Polres Aceh Barat: Raih Peringkat II Penyelesaian Perkara Terbaik Polda Aceh
Apdesi Aceh Barat Nilai Gugatan dan Laporan Polisi PT SCY Terlalu Gegabah

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:19 WIB

Warga: Mualem Fokus Sembuh Dulu, Urusan Pemerintahan Didelegasikan Sementara

Selasa, 1 September 2026 - 18:12 WIB

Polda Aceh Beri Penghargaan kepada Polwan Polres Aceh Tenggara, Dedikasi Iptu Yesi Mendapat Apresiasi

Selasa, 1 September 2026 - 17:44 WIB

Lebih dari 8.500 Hektare Hutan Aceh Rusak Akibat Tambang Emas Ilegal

Selasa, 1 September 2026 - 16:08 WIB

Keluarga Pasien di RS Harapan Bunda Jadi Korban Pencurian, Tas Berisi Uang dan Ponsel Hilang

Selasa, 1 September 2026 - 15:49 WIB

Tingkatkan Kompetensi, Kanwil Bea Cukai Aceh Gelar PKP Bertema Security Awareness

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:47 WIB

Agustus 2026 Azanuddin Kurnia Terima Dua Penghargaan Bergengsi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:25 WIB

Sikula Legislatif Bergema dengan Pukulan Rapai Geleng, Cetak Kader Muda Pengawal Kebijakan Publik

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:23 WIB

DPR Aceh Nurchalis Dorong Sikula Legislatif Perkuat Sistem Legislasi di Kampus untuk Aceh-Indonesia

Berita Terbaru