slot preparation.lsrs.lu

Ketua DPRK Aceh Barat Kembali Mangkir, Aksi Ribuan Massa Dibubarkan dengan Water Cannon dan Gas Air Mata

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 2 September 2025 - 17:28 WIB

50512 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meulaboh, 1 September 2025 — Aksi unjuk rasa ribuan mahasiswa dan masyarakat Aceh Barat di halaman Kantor DPRK Aceh Barat berakhir ricuh setelah aparat keamanan menembakkan water cannon dan gas air mata ke arah kerumunan.

Massa berasal dari Universitas Teuku Umar (UTU), STAIN Teuku Dirundeng Meulaboh, Universitas Nagan Raya (UNCM), serta berbagai elemen masyarakat. Aksi dipimpin Presiden Mahasiswa UTU, Putra Rahmat, yang memulai orasi sekitar pukul 12.00 WIB usai hujan pagi reda.

Awalnya aksi berlangsung tertib dengan penyampaian enam tuntutan nasional. Mereka mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset, evaluasi lembaga legislatif dan eksekutif, pencopotan Menteri Keuangan Sri Mulyani, reformasi Polri, penghentian tindakan represif aparat, serta pembebasan seluruh tahanan politik aksi di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah dua jam berorasi, massa bergerak masuk ke pekarangan DPRK menuntut kehadiran sedikitnya 50+1 anggota dewan, termasuk Ketua DPRK. Namun, seperti aksi-aksi sebelumnya, Ketua DPRK kembali tidak hadir.

“Setiap kali kami lakukan aksi di sini, Ketua DPRK selalu tidak ada. Dia sibuk pencitraan di media sosial, tapi ketika rakyat membutuhkannya, dia bersembunyi dengan seribu alasan,” ujar Putra Rahmat di hadapan ribuan demonstran. Ia menegaskan massa siap menginap di kantor DPRK bila Ketua Dewan tak juga menemui mereka.

Situasi memanas ketika massa mencoba masuk lebih jauh ke dalam gedung. Aparat melakukan penghadangan yang berujung bentrokan. Dorong-dorongan terjadi, hingga akhirnya water cannon dikerahkan dan gas air mata ditembakkan.

Empat orang massa aksi harus dilarikan ke rumah sakit. Dua orang menderita luka di kepala akibat pukulan aparat, satu orang terjatuh ketika menghindari gas air mata, dan seorang lainnya terkena pantulan batu lemparan.

Melihat eskalasi meningkat, Putra Rahmat mengarahkan massa untuk mundur. “Kita harus mundur terlebih dahulu, ini sudah tidak aman. Jangan sampai ada korban lagi. Warga sekitar juga bisa terdampak jika gas air mata terus ditembakkan,” ujarnya. Menjelang magrib, massa diarahkan kembali ke titik kumpul di Tugu Teuku Umar, Batu Putih.

Ketidakhadiran Ketua DPRK Aceh Barat dinilai massa sebagai tanda buruk demokrasi lokal. Mereka menyebut absennya pimpinan dewan merupakan bentuk pengkhianatan terhadap aspirasi rakyat. Aksi protes dipastikan akan terus berlanjut hingga seluruh tuntutan dipenuhi. (*)

Berita Terkait

Sinergi Lintas Disiplin: Dosen UTU Terapkan Vertiminaponik dan Digitalisasi Posyandu di Gampong Pasi Pinang
Jamaluddin Idham Raih Penghargaan JAB Award 2026 sebagai Wakil Rakyat Responsif dan Aspiratif
Empat Pelaku Penyedia Prostitusi Online di Kuta Padang Meulaboh Ditahan, Dijerat Pasal 33 Qanun Jinayat
Jamaluddin Idham Kunker ke Aceh Barat, Pastikan Bantuan Budidaya Lele dan Ayam Petelur Berjalan
Dukung Ketahanan Pangan, Polres Aceh Barat Lakukan Penanaman Jagung Perdana dan Serahkan Bantuan Alsintan
YARA Minta Menteri Imipas Investigasi Dugaan Intervensi dan Penyalahgunaan Kewenangan di Lapas Meulaboh
Ketua Umum PP IKA UTU Ucapkan Selamat kepada 747 Wisudawan, Dorong Alumni Tetap Adaptif dan Berkontribusi bagi Masyarakat
Jamaluddin Idham Tinjau Jalan Nasional Meulaboh–Medan, Dorong Pembangunan Jalur Dua di Meureubo

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:10 WIB

YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru