Kerjasama dengan Media Ilegal Stop, SMSI Ingatkan Pemerintah dan TNI – Polri

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 5 April 2026 - 03:05 WIB

50315 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Ketua Koordinator Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Eks Karesidenan Pati, Agus Kliwir hari ini meminta seluruh jajaran pemerintah daerah, serta aparat keamanan di wilayah Jawa Tengah

Agar kedepan lebih selektif dan waspada, dalam menjalin kerjasama publikasi dengan perusahaan media.

Agus Kliwir menegaskan, kerjasama publikasi dan kehumasan yang dilakukan oleh Pangdam IV/Diponegoro, Kapolda Jawa Tengah, Kapolres, Kapolresta, Gubernur, Bupati, Walikota hingga DPRD se-Jawa Tengah

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seharusnya hanya melibatkan perusahaan pers yang legal dan masuk dalam konstituen Dewan Pers.

Menurutnya, saat ini masih banyak platform digital dan media online yang beroperasi tanpa legalitas jelas, bahkan belum memenuhi standar dasar sesuai aturan Dewan Pers.

Namun ironisnya, media-media tersebut masih dapat memperoleh ruang kerjasama dan menjadi mitra publikasi instansi pemerintah maupun TNI -Polri.

“Jangan asal merekrut media yang belum jelas legalitasnya. Harus selektif karena ini menyangkut kredibilitas informasi publik,” tegas Agus Kliwir saat menyampaikan pernyataan di Semarang, Kamis (2/4/2026).

Ia menilai jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa seleksi ketat, maka potensi penyebaran berita hoaks serta informasi menyesatkan di ruang digital akan semakin merajalela.

Agus Kliwir juga mendorong agar instansi terkait, termasuk Dinas Kominfo, lebih teliti dalam menjalin kerjasama publikasi, terutama yang menggunakan anggaran negara.

“Kalau tidak ada penertiban, anggaran publikasi dari pemerintah maupun TNI – Polri bisa salah sasaran dan rawan disalahgunakan,” tambahnya.

SMSI sebagai organisasi konstituen Dewan Pers, lanjutnya, berkomitmen mendukung penertiban media ilegal serta mengajak seluruh stakeholder untuk memperketat seleksi sesuai aturan.

“Kami mengajak semua pihak seperti Pemerintah, TNI-Polri untuk menertibkan perusahaan media ilegal, agar anggaran publikasi tepat sasaran,” tutup Agus Kliwir.(red)

Berita Terkait

Banjir Belum Usai, Kelangkaan BBM Makin Menjerat Warga Gayo Lues: Sorotan Tajam pada Etika Pejabat
Operasi Besar Ditres Siber Polda Jabar Bongkar Jaringan Judi Online Internasional Berbasis Aplikasi
BBM Kurang Atau Banyak Kendaraan Baru Hingga Harus Membeli Pertalit Hitam
Menembus Batas dari Gayo Lues: Syafira Sabet Perunggu Panjat Tebing O2SN Aceh
SMP Negeri 1 Bukit Gelar Prosesi Adat Penyerahan Murid Ku Tengku Guru
Pemberontakan Kegamangan Eksistensialis Manusia
Gayo Lues dan Ancaman Paceklik yang Datang Perlahan
Bener Meriah Raih 11 Medali Emas, 10 Medali Perak Dan 7 Medali Perunggu

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 19:57 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pratu Galuh Nugraha, Personel Subdenpom IM/1 Bireuen

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:15 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Anggota POM TNI Saat Pengejaran Pelaku Tindak Pidana Narkotika

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:18 WIB

Aceh Bangkit! Rp58,9 Triliun Dikucurkan untuk Rehabilitasi-Rekonstruksi, Safrizal ZA: Kita Bangun Lebih Baik dan Tangguh

Senin, 20 Juli 2026 - 02:43 WIB

Polisi Berhasil Ungkap Kasus Perampokan Toko Emas di Aceh Selatan dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:23 WIB

Medco E&P dan BPMA Tanam 1.000 Mangrove di Banda Aceh

Minggu, 19 Juli 2026 - 01:28 WIB

Pemerintah Diminta Segera Hadir Beri Kepastian Hukum Tanah Wakaf Blang Padang

Minggu, 19 Juli 2026 - 00:44 WIB

Ketua IWO Indonesia Provinsi Aceh Kecam Pernyataan Oknum Pejabat BPJN Aceh yang Dinilai Merendahkan Profesi Wartawan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:42 WIB

Wadokai Day Karate Championship 2026 Resmi Ditutup, Hasballah Cut Apa: Dari Aceh Lahir Karateka Gemilang

Berita Terbaru