Arief Martha Rahadyan: Penguatan Hubungan Indonesia–Rusia Cerminkan Diplomasi Bebas dan Aktif

J.PORANG

- Redaksi

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:41 WIB

50234 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Penguatan kemitraan strategis antara Indonesia dan Federasi Rusia merupakan langkah penting untuk memperkokoh posisi Indonesia di tengah dinamika geopolitik global. Arief Martha Rahadyan menyampaikan, kerja sama politik dan keamanan harus berorientasi pada kepentingan nasional, stabilitas kawasan, serta perdamaian dunia.

Politik luar negeri bebas dan aktif harus diwujudkan melalui diplomasi yang membangun kepercayaan, memperluas kolaborasi, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Sinergi antar negara diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan global, seperti keamanan siber, kejahatan lintas negara, dan dinamika geopolitik, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip saling menghormati dan kesetaraan,” Kata Arief

Arief mendorong agar kemitraan strategis juga diperluas ke sektor ekonomi, investasi, teknologi, pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia guna meningkatkan daya saing Indonesia.
Indonesia harus terus menjadi jembatan dialog, memperkuat kerja sama internasional, dan menghadirkan diplomasi yang memberi manfaat bagi rakyat serta memperkokoh posisi bangsa di tingkat global,” tutup Arief Martha Rahadyan. (*) 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Sebut Wartawan “Otak Kamu Ada Nggak” Saat Wawancara, Benny K Harman Minta Maaf dan Klarifikasi Pernyataan Kontroversial
Upaya Pencarian Barang Pribadi Almarhum Sutrimo, Kuasa Hukum Sambangi Kediaman Mantan Jampidsus
Misteri Ponsel Hilang di Balik Kematian Sutrimo, Polisi Perdalam Penyidikan
Keluarga Sutrimo Datangi Rumah Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, Soroti Kejanggalan Kematian
Jusuf Kalla Tegaskan Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Aceh Bukan Bentuk Penolakan ke Pemerintah Pusat
Jusuf Kalla Tanggapi Kerusuhan Hari Damai Aceh dan Serukan Penyelesaian Damai
Tim Forensik Lakukan Uji Laboratorium Puluhan Sampel Jenazah Mantan Pegawai Jampidsus di Banyumas
Pemerintah Tetapkan Anggaran Rp240 Triliun untuk Program MBG di 2027

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:51 WIB

Ribuan Warga Samadua Kompak Tolak Tambang, Desak Rekomendasi Eksplorasi Dicabut!

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:34 WIB

Bupati Aceh Selatan Didesak Merdekakan Samadua dari Bayang-bayang Perusahaan Tambang

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:34 WIB

Ribuan Warga Samadua Bergerak Tolak Perusahaan Tambang, Ketua DPRK Aceh Selatan Ikut Tandatangani Petisi

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:06 WIB

ForPAS : IUP MMS Bukan Cek Kosong, KPK Diminta Telusuri Kemungkinan Dugaan Gratifikasi dalam Perizinan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 00:29 WIB

Bupati Aceh Selatan Dukung Peningkatan Kompetensi Guru, Pemkab Jajaki Kerja Sama dengan Pascasarjana USK

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:53 WIB

Senjata Api Mengancam Masyarakat, IMP Desak Evaluasi dan Pemeriksaan Polres Aceh Selatan

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:31 WIB

Pemkab Aceh Selatan Percepat Usulan WPR, Sembilan Lokasi Disiapkan untuk Tambang Rakyat Legal

Selasa, 14 Juli 2026 - 23:25 WIB

Seleksi BCKS 2026 Digelar di Tapaktuan, 71 Guru dari 5 Kabupaten di Aceh Ikuti Ujian CAT

Berita Terbaru