slot preparation.lsrs.lu

AJI Tuntut Prabowo Minta Maaf soal Ucapan ‘Londo Ireng’, Tuding Diskreditkan Jurnalis

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:09 WIB

50322 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA |  Sekretaris Jenderal Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Bayu Wardhana, mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk meminta maaf atas ucapannya yang mengibaratkan wartawan sebagai ‘londo ireng’. Pernyataan Prabowo itu dinilai Bayu sebagai bentuk diskriminasi yang memojokkan profesi jurnalis sebagai kelompok kritis yang dianggap berkhianat pada bangsa.

Pernyataan itu disampaikan Bayu pada Jumat, 24 Juli 2026, lewat pesan singkat. Ia menilai, istilah ‘londo ireng’ yang berarti pengkhianat atau yang membela kepentingan asing, merendahkan kerja jurnalistik yang pada dasarnya menyampaikan fakta kepada publik. Bayu juga mencontohkan pemberitaan seputar kasus keracunan menu makan bergizi (MBG), program prioritas pemerintahan Prabowo, sebagai bentuk kritik konstruktif yang seharusnya dilihat sebagai masukan, bukan serangan.

Menurut Bayu, ucapan Presiden yang menyasar wartawan dan kelompok kritis lainnya sama saja dengan bentuk penghinaan terhadap profesi jurnalis. Ia menekankan seharusnya Presiden tidak menyerang pekerja media, tetapi lebih fokus membenahi masalah yang dikritik. Bayu mendesak Presiden Prabowo segera menyatakan permohonan maaf dan memperbaiki komunikasi publik dalam setiap pidatonya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, dalam puncak peringatan Hari Lahir ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa di Jakarta Convention Center, Kamis, 23 Juli 2026, Prabowo secara terbuka menyebut masih adanya londo ireng zaman sekarang, yang menurutnya kini berbaju wartawan, jurnalis, pengamat hingga LSM. Prabowo menyebut kelompok itu selalu mencari kekurangan pemerintah dengan menyoroti sisi negatif saja, seperti pemberitaan soal sekolah roboh di tengah perbaikan ribuan sekolah yang dilakukan pemerintah.

Pernyataan Prabowo itu menuai sorotan dari kalangan jurnalis dan pegiat kebebasan pers yang khawatir stigma tersebut rentan disalahgunakan dan memicu represi pada insan pers. Bayu menilai, kritik jurnalis semestinya dianggap sebagai bagian dari kontrol publik dalam negara demokratis, bukan musuh negara. AJI meminta Presiden Prabowo untuk membuka ruang dialog dan menghormati kerja jurnalis yang mengabdi pada kebenaran serta kepentingan publik. (*)

Berita Terkait

Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Masuk Kategori Makar
Aksi Penurunan Foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Sejumlah Lokasi
Foto Wapres Gibran Diturunkan Massa di DPRD Yogyakarta
SBY Kritik Keras Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo dan Minta Politik Berkeadaban Dihidupkan Kembali
Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan Khusus Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Skandal Penyadapan Ilegal Guncang Institusi Kepolisian
Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 20:20 WIB

Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Masuk Kategori Makar

Rabu, 4 November 2026 - 19:28 WIB

Aksi Penurunan Foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Sejumlah Lokasi

Rabu, 4 November 2026 - 19:19 WIB

Foto Wapres Gibran Diturunkan Massa di DPRD Yogyakarta

Rabu, 4 November 2026 - 19:08 WIB

SBY Kritik Keras Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo dan Minta Politik Berkeadaban Dihidupkan Kembali

Rabu, 4 November 2026 - 18:48 WIB

Skandal Penyadapan Ilegal Guncang Institusi Kepolisian

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:10 WIB

YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar

Berita Terbaru

NASIONAL

Foto Wapres Gibran Diturunkan Massa di DPRD Yogyakarta

Rabu, 4 Nov 2026 - 19:19 WIB