BANDA ACEH | Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. beserta staf dan Bhayangkari menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Pratu Galuh Nugraha, personel Subdenpom IM/1 Bireuen. Ucapan duka ini disampaikan sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian dan jasa almarhum selama menjalankan tugas sebagai prajurit TNI di wilayah Aceh.
Rasa duka mendalam ditunjukkan Kapolda Aceh melalui pesan yang sarat harapan dan doa. Dalam pesan belasungkawa tersebut, Kapolda Aceh menyampaikan, “Semoga Allah SWT menerima amal ibadahnya, mengampuni segala kekhilafannya, dan menjadikan kuburnya sebagai taman dari taman-taman surga (Raudhah min Riyadil Jannah).” Harapan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan menjadi doa bersama keluarga besar Kepolisian Daerah Aceh.
Wafatnya Pratu Galuh Nugraha menjadi kehilangan bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi rekan-rekan satuan TNI dan seluruh jajaran Polri di Aceh. Penghormatan dari pimpinan tertinggi Polda Aceh itu sekaligus merupakan simbol kuatnya sinergi antara TNI dan Polri dalam menjaga keutuhan NKRI dan menjalankan setiap tugas negara, baik dalam pengamanan, penegakan hukum, maupun pengabdian kepada masyarakat luas.
Kapolda Aceh berharap kesabaran, kekuatan, dan ketabahan menyertai keluarga yang ditinggalkan dan mengingatkan bahwa pengabdian tanpa pamrih yang telah diberikan almarhum akan selalu dikenang sebagai teladan. Sikap kepahlawanan dan semangat dalam bertugas adalah warisan penting yang akan terus menjadi inspirasi bagi segenap personel Polri dan TNI di Aceh.
Ucapan duka resmi ini juga menegaskan komitmen Polda Aceh untuk terus menjaga tali silaturahmi dan kerjasama erat dengan TNI dalam mewujudkan stabilitas dan keamanan di Aceh. Doa untuk Pratu Galuh Nugraha menjadi pengingat akan nilai-nilai pengabdian dan dedikasi yang harus selalu dijaga oleh seluruh prajurit TNI dan anggota Polri dalam melaksanakan setiap tanggung jawab yang diberikan negara. (*)




































