HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Polisi Berhasil Ungkap Kasus Perampokan Toko Emas di Aceh Selatan dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 20 Juli 2026 - 02:43 WIB

50218 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH | Gabungan personel Polres Aceh Selatan dan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Aceh berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan di Toko Emas Amin Setia, Tapaktuan, Aceh Selatan, hanya dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian berlangsung pada Sabtu, 18 Juli 2026. Upaya cepat aparat kepolisian ini diapresiasi masyarakat, mengingat tindak pidana yang terjadi sempat menimbulkan keresahan.

Proses pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat serta hasil penyelidikan di tempat kejadian perkara. Aparat berhasil mengidentifikasi dan mengamankan seorang pelaku berinisial MZ (28) beserta sejumlah barang bukti, termasuk satu pucuk senjata api yang diduga digunakan dalam aksi perampokan. Setelah diamankan, pelaku langsung menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik guna memastikan motif, kronologi, serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam kejahatan tersebut.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto menyatakan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bentuk respons cepat kepolisian dalam memberikan jaminan rasa aman kepada masyarakat. Dalam keterangan pers yang disampaikan pada Minggu, 19 Juli 2026, Joko menjelaskan bahwa penyidikan berkembang terhadap semua kemungkinan, termasuk jaringan pelaku dan asal muasal senjata api yang digunakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Joko juga mengonfirmasi bahwa MZ merupakan oknum anggota Polri. Atas dasar itu, penanganan perkara diambil alih oleh Polda Aceh untuk menjamin proses hukum berlangsung objektif dan transparan sesuai koridor aturan. Ia menegaskan, institusi kepolisian berkomitmen menegakkan hukum tanpa pandang bulu sebagai bentuk tanggung jawab menjaga keamanan di lingkungan masyarakat.

Dalam pemeriksaan, pelaku MZ diketahui telah mengakui perbuatannya. Dari hasil sementara penyidikan, motif tindakan nekat tersebut diduga terkait tekanan ekonomi yang dialami pelaku. Kendati demikian, penyidik masih terus mendalami perkara ini demi menemukan fakta-fakta lain yang memperjelas jalannya kasus.

Selain memberikan keterangan soal perkembangan penanganan kasus curas ini, Joko menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Aceh Selatan atas insiden yang melibatkan oknum internal kepolisian. Ia menekankan, institusi kepolisian tidak menoleransi tindakan pelanggaran hukum oleh siapa pun, khususnya aparat sendiri. Kepolisian memastikan semua pelaku tindak kriminal akan dikenakan sanksi hukum setimpal, tanpa melihat latar belakang profesi maupun pangkat.

Melalui pengungkapan yang relatif cepat, pihak kepolisian berharap masyarakat tetap percaya pada proses hukum yang berjalan dan tetap waspada dalam menjaga keamanan lingkungan. Polda Aceh berkomitmen untuk menindak tegas seluruh bentuk kejahatan demi menjaga rasa aman dan ketertiban masyarakat di wilayah Aceh.  (*)

Berita Terkait

LPG 3 Kg Sulit Didapat Saat Hujan, Warga Gayo Lues Minta Bupati Turun Tangan
Ketua Fast Respon Counter Polri DPW Aceh : Mari Kawal Program Kapolri Baru, Komitmen Pengawasan Dan Sinergi Tak Boleh Kendur
Kabut Asap Tebal Selimuti Aceh, Warga Diminta Waspada dan Jaga Kesehatan
Asap Karhutla Selimuti 13 Kabupaten Kota di Aceh, Jarak Pandang 2 Kilometer dan Negara Gagal Cegah Bencana Rutin
Gubernur Aceh Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda, Dorong Perkuatan Koordinasi Pemerintahan
Ketua Umum HMI Komisariat se-Kawasan Cabang Banda Aceh: Mendesak MPK PB HMI Menguji Keabsahan Penetapan Pj Ketua Umum HMI Cabang Banda Aceh dan Mengusut Dugaan Politisasi Organisasi Menjelang Kongres
Eks GAM Denmark, Eropa Soroti Lambannya Penyerapan TKD, Minta Pengawasan Diperketat
DTPHP Nagan Raya Raih Penghargaan Peringkat I pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan Tahun 2027 Se Provinsi Aceh

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Karhutla Indonesia Seluas 900.000 Hektare Disorot Media Asing, Setara Empat Kali Luas Tokyo

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Bayang-Bayang Kabut Asap, Singapura Kembali Bidik Tujuh Perusahaan di Balik Karhutla Indonesia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Polri Perang Terbuka Lawan Kampung Narkoba, Rekam Jejak Internal Bakal Dievaluasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Kapolri Instruksikan Bareskrim Usut Tuntas Dugaan Tindak Pidana di Sektor Pasar Modal

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:19 WIB

LPG 3 Kg Sulit Didapat Saat Hujan, Warga Gayo Lues Minta Bupati Turun Tangan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:08 WIB

Beredar Telepon Ancaman untuk Bungkam Suara Karhutla, Influencer Kalimantan Diminta Hapus Video Kebakaran

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 02:18 WIB

Papua Selatan Jadi Episentrum Karhutla, Puluhan Ribu Hektare Terbakar di Tengah PSN

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 02:11 WIB

Klaim Keberhasilan Padamkan Karhutla 80 Persen Dinilai Omong Kosong di Tengah Kepungan Asap Lintas Negara

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Satresnarkoba Polres Agara Amankan Pria dan 4,16 Gram Sabu

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:24 WIB