slot preparation.lsrs.lu

Kepala Dinas PUPR Gayo Lues Tegaskan Penanganan Darurat Infrastruktur Pascabencana Terus Dipercepat

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 4 Januari 2026 - 23:21 WIB

50339 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | Bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Gayo Lues beberapa hari lalu meninggalkan kerusakan parah pada berbagai fasilitas infrastruktur, termasuk jalan, jembatan, irigasi, serta bangunan pengaman tebing sungai. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gayo Lues mencatat skala kerusakan yang terjadi melampaui perkiraan awal dan membutuhkan penanganan darurat secara bertahap, terutama di titik-titik prioritas yang menyangkut akses vital masyarakat.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Gayo Lues, Chairuddin, Pada Minggu 4 Januari 2026 menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya telah melakukan pendataan kerusakan yang mencakup 55 ruas jalan yang terdampak, baik ringan maupun berat. Selain itu, terdapat 105 jembatan juga mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi. Rinciannya antara lain 13 unit jembatan rangka baja, 21 unit jembatan komposit, 3 jembatan, 10 unit jembatan, serta 50 unit jembatan gantung yang juga terkena dampak langsung dari bencana.

Tidak hanya jalan dan jembatan, sistem irigasi di berbagai wilayah kecamatan juga mengalami kerusakan masif. Dinas PUPR mencatat sebanyak 60 titik irigasi mengalami gangguan fungsi, sementara pada sektor pengelolaan sungai, ada 58 titik bangunan pengaman tebing yang hanyut terbawa derasnya arus air saat bencana terjadi. Bangunan-bangunan ini selama ini berfungsi melindungi permukiman dan infrastruktur jalan di sekitar bantaran sungai, dan hilangnya fungsi perlindungan itu memperbesar potensi bencana susulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Chairuddin menjelaskan bahwa sejak bencana terjadi, pihaknya langsung memfokuskan penanganan darurat pada jalur utama logistik yang menghubungkan Kota Cane ke Kabupaten Gayo Lues, khususnya ruas yang mengarah ke Blangkejeren. Jalur ini merupakan akses strategis yang menjadi nadi kehidupan ekonomi serta distribusi bantuan kemanusiaan. Ia menyebut bahwa beberapa hari lalu, jalur tersebut sudah bisa kembali dilalui, meski hanya oleh kendaraan bertonase tertentu.

Namun kondisi itu tidak berlangsung lama. Pada 1 Januari 2026, hujan deras kembali mengguyur wilayah Gayo Lues dan memicu terjadinya longsor susulan di sejumlah titik. Akibatnya, akses dari Blangkejeren ke Kota Cane kembali tertutup hingga saat ini. Pihak PUPR Kabupaten memperkirakan jalur tersebut kemungkinan baru bisa kembali normal dalam tiga hari ke depan, tergantung pada situasi cuaca dan kemampuan pengerahan alat berat di lapangan.

Kunjungan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ke Gayo Lues turut membawa perkembangan penting dalam penanganan bencana. Chairuddin mengatakan, dalam kunjungan tersebut, Menteri langsung menunjuk PT Hutama Karya sebagai pelaksana lapangan untuk penanganan darurat, baik untuk ruas jalan nasional maupun wilayah-wilayah yang berada di sepanjang aliran sungai. Penanganan bersifat cepat dan strategis, agar meskipun masih dalam status darurat, infrastruktur yang disiapkan dapat bertahan jika terjadi hujan susulan dalam waktu dekat.

Dari sisi pemerintah daerah, Dinas PUPR Kabupaten juga telah sejak awal menjalankan upaya normalisasi di sejumlah daerah aliran sungai. Normalisasi dilakukan sebagai langkah cepat untuk mencegah perluasan dampak kerusakan, terutama di wilayah permukiman dan fasilitas umum vital. Namun, Chairuddin menyatakan bahwa penanganan lebih lanjut ke depan akan dilimpahkan kepada pihak kementerian dan pelaksana proyek nasional, yang memiliki sumber daya dan kapasitas yang lebih memadai.

Ia menyebut telah melakukan koordinasi langsung dengan pihak Balai Wilayah Sungai. Dalam waktu dekat, alat-alat berat dari kementerian akan mulai dimobilisasi ke Gayo Lues untuk mempercepat penanganan. Lokasi-lokasi prioritas telah diidentifikasi, dan alat berat akan langsung difokuskan ke titik yang paling mendesak untuk distabilkan. Dari hasil pengecekan lapangan, salah satu titik yang dianggap sangat mendesak adalah wilayah Sungai Air Bubu.

Titik ini menjadi perhatian karena adanya jembatan yang menghubungkan ibu kota kabupaten dengan Markas Batalyon serta Rumah Sakit Umum Daerah. Putusnya jembatan ini tidak hanya mengganggu akses logistik, tetapi juga mengancam jalur evakuasi maupun distribusi bantuan kesehatan. Karena itu, penanganan pada titik ini akan dilakukan secepatnya agar akses masyarakat terhadap pelayanan dasar tidak sepenuhnya terputus.

Dinas PUPR Gayo Lues menyampaikan komitmennya untuk terus bekerja sama dengan semua pihak, baik instansi pusat maupun pelaksana teknis, guna mempercepat rehabilitasi infrastruktur dan memastikan keberlanjutan pembangunan pascabencana. Meskipun tantangan cuaca dan medan menjadi hambatan tersendiri, koordinasi yang solid dan komitmen penuh dari semua pihak diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi secara menyeluruh.(Abdiansyah)

Berita Terkait

Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana
Warga dan Satgas TMMD Antusias bangun 5 Unit RTLH di Kampung Gajah

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:11 WIB

LSM ABA Dukung Kapolri Usut Tuntas Dugaan Penyadapan Presiden, Suryadi: Jangan Ada yang Kebal Hukum!

Selasa, 3 November 2026 - 11:15 WIB

Gampong Gunong Geulogo Gelar Rembuk Stunting 2026, Perkuat Komitmen Percepatan Penurunan Stunting

Selasa, 3 November 2026 - 10:34 WIB

DPMGP4 Nagan Raya Luncurkan Sosialisasi SIMPADU-NARA, Pengajuan Dana Desa Kini Lebih Mudah dan Transparan

Senin, 2 November 2026 - 13:26 WIB

Kapolres Nagan Raya Berikan Penghargaan kepada 63 Personel Berprestasi, Apresiasi Dedikasi dan Kinerja dalam Pelaksanaan Tugas

Minggu, 1 November 2026 - 20:10 WIB

Bupati TRK Tinjau Kesiapan Bandara Cut Nyak Dhien, Persiapan Sambut Kedatangan Presiden Prabowo Capai 85 Persen

Minggu, 1 November 2026 - 12:10 WIB

Polres Nagan Raya Bersama BNN Temukan dan Musnahkan Ladang Ganja Seluas 20 Hektare di Kawasan Pegunungan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, SD Negeri Babah Rout Tanamkan Nilai Keteladanan dan Akhlak Mulia kepada Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 03:05 WIB

Istri Kunci Kamar Rumah Dinas hingga Pagi, Ketua DPRK Nagan Raya Dilaporkan ke Polisi dan Desakan PAW Menguat

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB