Redelong Baranewsaceh. co | Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Badan Pangan Nasional memfasilitasi pengiriman hasil pertanian dari Kabupaten Bener Meriah dengan menggunakan pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara. Langkah ini diambil untuk menjaga distribusi hasil panen petani di tengah terputusnya akses jalan darat akibat bencana hidrometeorologi.
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Bener Meriah, Sanusi Purnawira Dade, mengatakan, pada tahap awal sebanyak 21 ton cabai dikirim melalui Bandara Rembele menuju Medan, Selasa (16/12/2025). Dari Medan, hasil pertanian tersebut selanjutnya didistribusikan ke sejumlah daerah, antara lain Batam, Pekanbaru, Padang, Palembang, Jakarta, dan Jambi.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Hari ini kita mengirim 21 ton cabai menggunakan pesawat Hercules. Kegiatan ini difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Bener Meriah bersama Kementerian Pertanian Republik Indonesia,” ujar Dade saat mengoordinasikan pengiriman di Bandara Rembele.
Ia menjelaskan, pengiriman hasil pertanian melalui jalur udara direncanakan berlangsung secara rutin dengan target minimal 20 ton per hari. Program tersebut direncanakan berjalan hingga Februari 2026 atau sampai akses jalan dari dan menuju Kabupaten Bener Meriah kembali normal.
Menurut Dade, pengiriman menggunakan pesawat menjadi solusi sementara menyusul terputusnya jalur darat yang menghubungkan Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah dengan Kabupaten Bireuen serta Aceh Utara. Kondisi tersebut dikhawatirkan menghambat distribusi hasil panen petani ke pasar-pasar utama di luar daerah.
“Kami sangat bersyukur atas fasilitasi ini. Saat ini petani di Bener Meriah sedang memasuki masa panen cabai, kopi, dan tomat. Semoga langkah ini dapat membantu petani dan meringankan beban mereka yang terdampak bencana,” kata Dade.
Pemerintah daerah berharap, dukungan pengiriman hasil pertanian melalui udara dapat menjaga stabilitas pendapatan petani sekaligus memastikan pasokan komoditas hortikultura ke berbagai daerah tetap terjaga di tengah situasi darurat.






































