slot preparation.lsrs.lu

Jembatan Pintu Rime Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Pining Bertaruh Nyawa Setiap Hari

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 30 Maret 2026 - 20:21 WIB

50717 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES, (30/03/2026) |  Kesabaran warga Pining, Kabupaten Gayo Lues, benar-benar diuji setelah berbulan-bulan menanti perbaikan Jembatan Pintu Rime yang ambruk akibat banjir bandang. Hingga kini, belum ada tanda-tanda penanganan serius dari pihak terkait, sementara akses vital lintas provinsi itu lumpuh total. Warga terpaksa menyeberangi sungai deras setiap hari, mempertaruhkan keselamatan demi kebutuhan hidup, pendidikan, dan kesehatan.

Kondisi ini memicu kemarahan publik. PT Hutama Karya yang diduga dipercaya menangani perbaikan jembatan dinilai gagal total. Tidak hanya itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI didesak turun tangan untuk meninjau ulang kinerja proyek yang dinilai lamban dan tidak transparan. Kekecewaan warga memuncak setelah peristiwa memilukan kembali terjadi: seorang pasien dari Puskesmas Pining harus dirujuk ke rumah sakit di Kabupaten Gayo Lues, namun karena jembatan tak kunjung diperbaiki, pasien terpaksa digotong menembus arus sungai yang deras tanpa pengaman dan tanpa kepastian selamat.

Warga menuturkan, jika sedikit saja salah pijakan, nyawa pasien bisa melayang. Situasi ini bukan lagi soal kesulitan akses, melainkan soal hidup dan mati. Setiap hari, anak-anak sekolah, ibu hamil, hingga orang tua dipaksa mempertaruhkan nyawa hanya untuk menyeberang. Tidak ada jembatan darurat, tidak ada jalur alternatif, dan negara seolah absen di tengah ancaman nyata yang dihadapi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di lokasi, kerusakan jembatan terlihat jelas. Rangka baja terkulai, badan jembatan ambruk, dan sisa material banjir masih menumpuk tanpa penanganan. Sungai yang keruh dan deras kini menjadi satu-satunya jalur penghubung, sekaligus jebakan mematikan bagi siapa saja yang melintas. Warga menilai, kelalaian ini nyata dan tidak bisa lagi ditoleransi. Mereka dipaksa bertaruh nyawa setiap hari, sementara pihak pelaksana proyek dinilai tidak becus menjalankan tanggung jawab.

Desakan agar pemerintah pusat melalui BNPB RI segera turun tangan semakin menguat. Warga meminta evaluasi total terhadap kinerja PT Hutama Karya. Jika tidak sanggup, mereka menuntut agar pelaksana proyek diganti demi keselamatan masyarakat. Sorotan publik semakin tajam setelah pihak PT Hutama Karya memilih bungkam saat dikonfirmasi. Tidak ada klarifikasi, tidak ada transparansi, dan diamnya pihak pelaksana justru mempertegas kesan abai terhadap penderitaan warga.

Situasi ini tidak bisa lagi dianggap sebagai keterlambatan biasa. Ini adalah krisis nyata yang berpotensi menelan korban jiwa kapan saja. Setiap detik pembiaran adalah ancaman bagi keselamatan masyarakat. Warga Pining kini tidak lagi meminta janji, melainkan menuntut tindakan nyata dan keselamatan. Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka yang runtuh bukan hanya Jembatan Pintu Rime, tetapi juga rasa kemanusiaan dan tanggung jawab. Ketika korban benar-benar jatuh, semua pihak yang lalai akan tercatat dalam sejarah sebagai bagian dari kegagalan yang tak terbantahkan.

Berita Terkait

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana
Warga dan Satgas TMMD Antusias bangun 5 Unit RTLH di Kampung Gajah
Quick Response Personel Batalyon D Pelopor Bersama Masyarakat Padamkan Kebakaran Rumah di Gayo Lues
BPBD Gayo Lues Dirikan Tenda Darurat dan Salurkan Logistik untuk Korban Kebakaran Telege Jernih

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:06 WIB

Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru