Jalan Multi Years Gayo Lues – Aceh Pesisir  Sering Makan Korban , Tokoh Masyarakat dan Anggota Dewan Angkat  Bicara  

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 30 Juli 2023 - 22:14 WIB

501,064 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blangkejeren – Jalan multi years  Gayo Lues – Abdya dan Gayo Lues- Aceh Timur sering makan korban. Bahkan pada minggu 30 juli 2023 ini dua bus sekligus terjun kedalam jurang sedalam 120 meter , mengakibatkan satu sopir meninggal satu selamat.

Kebanyakan mobil  masuk jurang di jalan multi years  diakibat  oleh turunan jalan yang tajam dan panjang, sehingga rem panas kehilangan tekanan yang memngakibatkan rem menjadi bloong. Mobil  kehilangan kendali .

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prihatin  dengan  kondisi jalan  multi years yang sering makan korban. Tokoh masyarakat  dan anggota Dewan Gayo Lues angkat biacara,

Salah-satunya  H. Ibnu hasim Unsur Pimpinan Anggota Dewan Gayo Lues  sangat prihatin atas kejadian  kecelakaan tunggal pada lintasan  jalan program multiyes Blangkejeren – Aceh timur dan Blangkejeren dalam tahun 2023 ini.

Ibnu mengatakan keprihatinannya sangat mendasar  pasalnya  kejadian kecelakaan tunggal lalu lintas pada jalan program multiyes jurusan Blangkejeren – Aceh timur dan jurusan Blangkejeren – Abdya terus berulang.

Menurut pantauannya   kejadian kecelakaan tunggal  ada beberapa paktor penyebabnya yaitu 1.  Kurang cermatnya para perencanaan pembangunan trase jalan . Belum maksimalnya pemasangan rambu rambu jalan.

Dari paktor tersebut kita sangat prihatan atas penanganan jalan ini karena sekalipun menelan biaya hampir triliuanan rupiah manfaat yang dirasakan masyarakat bukannya mendapatkan kebahagian namun sebaliknya mendapat kesengsaraan.

Hal yang sama disampikan oleh Drs.  Bunyamin S.  Salah salah-satu tokoh masyarakat Gayo Lues,

“Kami masyarakat Gayo Lues  sangat membutuhkan jalan tembus Gayo Lues Abdya dan Gayo Lues Aceh Timur,  tetapi kami juga membutuhkan jalan yang baik ,  jangan sampai jadi  “kuburan masal” bagi masyarakat Gayo Lues, maupun masyarakat Aceh lainya” . tegas Bunyamin

Bila jalan ini dibiarkan terus menerus dapat kita bayangkan kondisi jalan sekian tahun kedepan akan lebih parah lagi.

“Kami berharap agar pemerintah Aceh dalam Hal ini PU PR untuk dapat melakukan penurunan trase jalan , agar tidak makan korban lagi “ tegas

Bunyamin.  Ibnu menyebutkan kondisi  jalan ini hampir setiap kejadian kita informasikan melalui media. ( bgyud )

Berita Terkait

Siswi Kelas IV SD Negeri 6 Blangkejeren Diduga Dianiaya Kakak Kelas, Orang Tua Desak Sekolah Bertindak
7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
Polres Gayo Lues Salurkan Bantuan Sosial kepada Korban Kebakaran Desa Lukup Baru
Hasan G Aman Selena Berpulang Kerahmatullah di RS Adam Malik Medan
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
Usai Rapat Siaga Karhutla, Damkar Gayo Lues Hadapi Dua Kebakaran dalam Hitungan Jam
Antrean Panjang di Jalan Nasional Blangkejeren–Kutacane, Warga Keluhkan Sistem Buka-Tutup
Kadis Damkar Gayo Lues Gelar Rapat Siaga Karhutla

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:57 WIB

Mahasiswa Trumon Tantang Desak DLH Aceh Selatan Transparan: Jika PT ATAK Terbukti Cemari Krueng Luas, Proses Hukum!

Rabu, 26 Agustus 2026 - 00:02 WIB

Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan, Dinilai Berikan Karpet Merah untuk Perusahaan Tambang

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:21 WIB

Teken Petisi Tolak Tambang, Kini DPRK Merekomendasikan IUP Samadua: Konsistensi Dipertanyakan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 04:17 WIB

Warga Samadua Tolak Perusahaan Tambang, Koalisi: Izin Bukan Cek Kosong

Rabu, 19 Agustus 2026 - 02:14 WIB

3 Keuchik di Kemasjidan Air Sialang Samadua Resmi Tolak IUP PT MMS, 2 Keuchik Cabut Rekomendasi

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:02 WIB

DPRK Aceh Selatan Didesak Bongkar Dugaan Maladministrasi Izin Perusahaan Tambang di Samadua

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:51 WIB

Ribuan Warga Samadua Kompak Tolak Tambang, Desak Rekomendasi Eksplorasi Dicabut!

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:34 WIB

Bupati Aceh Selatan Didesak Merdekakan Samadua dari Bayang-bayang Perusahaan Tambang

Berita Terbaru