Gubernur Aceh Kerahkan Mobil Offroad Salurkan Bantuan ke Wilayah Terisolasi Gayo Lues

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 21 Desember 2025 - 14:59 WIB

50386 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues — Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, yang akrab disapa Mualem, mengambil langkah cepat untuk memastikan distribusi bantuan logistik menjangkau masyarakat yang terdampak banjir bandang di wilayah-wilayah pelosok. Salah satu titik fokus adalah Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, yang hingga kini masih terisolasi akibat kerusakan parah pada infrastruktur jalur darat.

Pada Minggu (21/12/2025), Mualem melepas sepuluh unit mobil offroad dari titik pemberangkatan di Gayo Lues. Kendaraan tersebut dikerahkan secara khusus guna mengantarkan bantuan sembako ke daerah-daerah yang tidak bisa ditembus oleh kendaraan biasa.

“Bantuan ini harus sampai ke tangan warga yang terisolasi. Mobil offroad ini akan menjangkau wilayah-wilayah yang sulit diakses guna membantu warga terdampak secara langsung,” ujar Mualem.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini dinilai sebagai upaya konkret dan adaptif di tengah kondisi medan yang sulit akibat bencana alam. Selain membawa sembako, tim offroad juga membawa logistik dasar lain seperti air bersih, perlengkapan kebersihan, dan peralatan medis ringan yang dibutuhkan warga di pedalaman.

Sehari sebelumnya, Sabtu (20/12/2025), Gubernur Aceh tiba di Bandara Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues. Kedatangannya disambut langsung oleh Bupati Gayo Lues, Suhaidi, S.Pd., M.Si, Wakil Bupati Maliki, S.E., M.AP, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Kunjungan kerja tersebut digunakan oleh Mualem untuk meninjau langsung dampak bencana banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah titik di Gayo Lues. Sejumlah desa, termasuk di Kecamatan Pining, dilaporkan mengalami kerusakan berat. Rumah warga hanyut, lahan pertanian terdampak, serta fasilitas umum lumpuh akibat tertutup material longsor dan rusaknya infrastruktur jembatan maupun jalan.

Gubernur juga menyampaikan komitmen pemerintah provinsi untuk mempercepat penanganan darurat sambil terus mendorong intervensi dari pemerintah pusat. Menurutnya, selain distribusi logistik, fokus utama saat ini adalah pemulihan akses dan jaminan pelayanan kesehatan darurat di wilayah terdampak.

“Pemerintah akan terus hadir di masa sulit ini. Kita tidak bisa membiarkan masyarakat di daerah terisolasi menunggu terlalu lama. Semua unsur harus bergerak,” ujarnya.

Penggunaan kendaraan offroad menjadi langkah taktis yang diambil karena banyak jalur utama tertutup material banjir dan tidak bisa dilalui oleh kendaraan standar. Langkah ini juga menunjukkan pentingnya pendekatan berbasis kondisi lapangan dalam distribusi bantuan bencana.

Pemkab Gayo Lues sendiri sebelumnya melaporkan sejumlah wilayah yang masih sulit dijangkau, di antaranya desa-desa di Kecamatan Pining. Beberapa warga bahkan harus berjalan kaki 8 hingga 10 jam untuk menjemput bantuan ke posko terdekat.

Dengan dikerahkannya tim offroad oleh Pemerintah Aceh, diharapkan distribusi bantuan menjadi lebih merata dan cepat, serta meringankan beban masyarakat terdampak yang hingga kini masih berada dalam kondisi darurat. (Red)

Berita Terkait

Siswi Kelas IV SD Negeri 6 Blangkejeren Diduga Dianiaya Kakak Kelas, Orang Tua Desak Sekolah Bertindak
7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
Polres Gayo Lues Salurkan Bantuan Sosial kepada Korban Kebakaran Desa Lukup Baru
Hasan G Aman Selena Berpulang Kerahmatullah di RS Adam Malik Medan
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
Usai Rapat Siaga Karhutla, Damkar Gayo Lues Hadapi Dua Kebakaran dalam Hitungan Jam
Antrean Panjang di Jalan Nasional Blangkejeren–Kutacane, Warga Keluhkan Sistem Buka-Tutup
Kadis Damkar Gayo Lues Gelar Rapat Siaga Karhutla

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:57 WIB

Mahasiswa Trumon Tantang Desak DLH Aceh Selatan Transparan: Jika PT ATAK Terbukti Cemari Krueng Luas, Proses Hukum!

Rabu, 26 Agustus 2026 - 00:02 WIB

Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan, Dinilai Berikan Karpet Merah untuk Perusahaan Tambang

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:21 WIB

Teken Petisi Tolak Tambang, Kini DPRK Merekomendasikan IUP Samadua: Konsistensi Dipertanyakan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 04:17 WIB

Warga Samadua Tolak Perusahaan Tambang, Koalisi: Izin Bukan Cek Kosong

Rabu, 19 Agustus 2026 - 02:14 WIB

3 Keuchik di Kemasjidan Air Sialang Samadua Resmi Tolak IUP PT MMS, 2 Keuchik Cabut Rekomendasi

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:02 WIB

DPRK Aceh Selatan Didesak Bongkar Dugaan Maladministrasi Izin Perusahaan Tambang di Samadua

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:51 WIB

Ribuan Warga Samadua Kompak Tolak Tambang, Desak Rekomendasi Eksplorasi Dicabut!

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:34 WIB

Bupati Aceh Selatan Didesak Merdekakan Samadua dari Bayang-bayang Perusahaan Tambang

Berita Terbaru