Gerak Cepat PLN Atasi Gangguan Mesin Pembangkit di Sabang

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 30 April 2024 - 21:09 WIB

506,385 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sabang – PLN terus berupaya memulihkan kondisi kelistrikan di Pulau Sabang pasca gangguan mesin PLTD di daerah tersebut. Sebagaimana diketahui kelistrikan di Pulau Sabang isolated dengan mengandalkan mesin diesel yang sinkron melayani sistem Sabang dari 2 PLTD antara lain PLTD Aneuk Laot dan PLTD Cot Abeuk.

Sejak kemarin sore terjadi kekurangan daya yang disebabkan adanya gangguan mesin sekitar 1,05 MW waktu beban puncak sehingga dengan sangat terpaksa harus dilakukan manajemen pembebanan di Sabang.

Manager PT PLN Unit Pelayanan Pelanggan Sabang, Fadli Agustian mengatakan bahwa terjadi kerusakan dan pemeliharaan periodik pada 4 (empat) unit mesin di PLTD Aneuk Laot dan Cot Abeuk yaitu: 2 (dua) mesin Caterpillar dan 2 (dua) mesin merek cummins dengan total daya mampu sebesar 3 Mw.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dua mesin yang di lakukan pemeliharaan periodik di jadwalkan selesai di 31 Mei 2024. Sedangkan untuk pengganti 2 unit kerusakan akan mengupayakan genset pengganti secepatnya,Para teknisi PLN yang on-site sudah dan masih melakukan upaya pemulihan non stop,” ujarnya

Fadli menjelaskan, timnya sudah bekerja 24 jam tanpa henti dalam memulihkan kelistrikan di Kota Sabang yang kini harus dilakukan manajemen pembebanan (manajemen load sheading)

“Kita harapkan genset pengganti secepatnya tiba di Sabang sehingga tim bisa langsung bekerja untuk memulihkan mesin tersebut,”ujarnya

Sebelumnya, lanjut Fadli, daya mampu sistem kelistrikan di Pulau Sabang sebesar 8,8 MW dengan beban puncak 6,8 Mw. Surplus 2 MW.

“Akibat kerusakan dan pemeliharaan periodik pada 4 unit mesin PLTD tersebut sehingga daya mampu saat ini sebesar 5,8 MW (kekurangan 1 MW) sehingga sistem kelistrikan Kota Sabang dilakukan manajemen pembebanan,” kata fadli.

Atas kejadian ini Manager PLN ULP Sabang, Fadli, memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian ini dan berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan yang terbaik.

“Siang malam kami terus memberikan pelayanan kepada pelanggan. Meskipun memang kadangkala gangguan muncul dari berbagai penyebab seperti gangguan mesin dan lain-lain. Namun kita terus bersiaga sehingga tercipta kenyamanan kepada pelanggan,” tutupnya. (HS)

Berita Terkait

Informasi Shalat Idul Adha di Kota Sabang, Siap Sambut Momentum Idul Qurban
Bea Cukai, Polres Sabang, dan BNNK Bersama Perkuat Pengawasan Barang Penumpang di Pelabuhan Balohan Sabang
Berikut Daftar Khatib se Kota Sabang
Kunjungan Perdana ke Sabang, Kakanwil DJBC Aceh Tekankan Integritas dan Kolaborasi
Kemenag Kota Sabang Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Gayo Lues
BPKS Sabang Jadi Lokus Studi Lapangan PKA II LAN RI, Soroti Kepemimpinan Adaptif dan Tata Kelola Berintegritas
Imigrasi Sabang Deportasi Tiga Warga Malaysia Diduga Salah Gunakan Izin Tinggal
Menjaga Gerbang Barat Nusantara: Sinergi Laut Tiga Institusi Amankan Perairan Sabang

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:03 WIB

Ahli Bantah Tuduhan Tidak Independen dalam Kasus Dugaan Korupsi Chromebook

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:17 WIB

Tujuh Warga Gayo Lues Jalani Hukuman Cambuk atas Pelanggaran Qanun Syariat Islam

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:29 WIB

KPK Bongkar Fee Rp1,6 Miliar untuk Ubah Audit Muara Enim, Lima Orang Ditahan

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:25 WIB

Demi Mengejar WTP, Bupati Muara Enim Diduga Suap Audit BPK, KPK Tetapkan Lima Tersangka

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:19 WIB

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Kasus MBG, Orang Kepercayaan Eks Wakil Kepala BGN Dijerat

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:36 WIB

Pesan Berantai Daftar Nama Kasus MBG Viral, Kejagung Belum Mengonfirmasi Isi Tuduhan

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:33 WIB

Kejagung Didesak Terbuka di Kasus MBG, Jangan Berhenti pada Tiga Nama

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:07 WIB

Eks Wakil Kepala BGN Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Dalami Jejak 26 Nama di Perkara MBG

Berita Terbaru

BENER MERIAH

Membangun Kemandirian Mustahik Melalui Ekosistem Produktif

Jumat, 12 Jun 2026 - 17:10 WIB