Gayo Lues Beralih ke Masa Transisi Pascabencana, Bupati: Waktunya Bekerja Lebih Fokus

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 25 Januari 2026 - 02:22 WIB

50431 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues |  Pemerintah Kabupaten Gayo Lues menyatakan secara resmi peralihan status dari masa darurat bencana ke masa transisi menuju pemulihan, menyusul bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut pada akhir 2025. Pernyataan ini disampaikan dalam rapat koordinasi lintas sektor yang digelar di Umah Pitu Ruang, Kamis (22/01/2026), dan dihadiri oleh jajaran forkopimda, pejabat struktural daerah serta para kepala satuan kerja perangkat kabupaten.

“Hari ini batas terakhir status darurat Kabupaten Gayo Lues, kita beralih dari status darurat bencana ke masa transisi atau ke pemulihan,” ujar Bupati Gayo Lues, Suhaidi, S.Pd, M.Si di hadapan peserta rapat. Ia menegaskan bahwa berakhirnya masa darurat tidak serta-merta berarti berakhirnya tugas yang berkaitan dengan penanganan dampak bencana. Justru, menurutnya, tantangan yang lebih besar kini tengah menanti.

Bupati menekankan bahwa masa transisi adalah fase penting yang memerlukan fokus, sinergi, dan komitmen yang lebih kuat dari seluruh pemangku kepentingan. Salah satu agenda utama selama masa transisi ini adalah percepatan pembangunan hunian sementara (Huntara) untuk warga terdampak. Setelah Huntara terselesaikan, pemerintah akan langsung mengarahkan perhatian pada pembangunan hunian tetap (Huntap) yang menjadi solusi jangka panjang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Beralihnya status ini tidak berarti kita berhenti bekerja. Status kita masih sama, semangat kita dan pekerjaan kita bahkan harus lebih fokus kembali. Karena kegiatan yang paling berat itu dilaksanakan di masa transisi ini, apalagi saat ini kita fokus ke pembangunan Huntara, selesai itu nanti pembangunan Huntap. Tentu banyak hal yang harus kita kerjakan,” tegasnya. Ia juga menyampaikan bahwa sejak hari ini, seluruh aparatur pemerintah daerah sudah dapat kembali bekerja dari kantor masing-masing dengan kegiatan pelayanan publik yang kembali berjalan normal.

“Mudah-mudahan masa kita beralih dari darurat ke transisi ini adalah salah satu bukti bahwa Gayo Lues sudah mulai pulih,” harap Bupati.

Wakil Bupati Gayo Lues, H. Maliki, S.E., M.Ap turut menyampaikan penekanan terkait pentingnya percepatan pembangunan Huntara. Dalam pernyataannya, ia mendorong semua pihak yang terlibat, baik kontraktor maupun satuan kerja teknis yang membidangi pembangunan, untuk segera menuntaskan Huntara agar warga dapat menempati hunian sementara dalam waktu dekat.

“Harap ke kontraktor dan yang membidangi agar Huntara ini disegerakan, karena kita dengar bersama di daerah lain sudah hampir rampung Huntara ini, sementara kita di sini masih berancang-ancang,” ujarnya.

Rapat koordinasi ini dihadiri jajaran unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) seperti Dandim 0113 Gayo Lues, Kapolres Gayo Lues, serta Danyonif TP-855/RD. Turut hadir pula Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Gayo Lues, para staf ahli bupati, para asisten Sekretariat Daerah Kabupaten, para kepala SKPK, dan para kepala bagian di lingkungan sekretariat kabupaten.

Dengan ditetapkannya masa transisi, Pemerintah Kabupaten Gayo Lues menegaskan komitmennya untuk mengelola proses pemulihan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Fokus utama tetap diarahkan pada penyediaan hunian layak, perbaikan akses infrastruktur, serta pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Pemerintah berharap sinergi antara seluruh pihak dapat terus terjaga untuk mengembalikan kondisi daerah secara utuh dan menjadikan pemulihan ini sebagai titik awal pembangunan ke depan. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Siswi Kelas IV SD Negeri 6 Blangkejeren Diduga Dianiaya Kakak Kelas, Orang Tua Desak Sekolah Bertindak
7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
Polres Gayo Lues Salurkan Bantuan Sosial kepada Korban Kebakaran Desa Lukup Baru
Hasan G Aman Selena Berpulang Kerahmatullah di RS Adam Malik Medan
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
Usai Rapat Siaga Karhutla, Damkar Gayo Lues Hadapi Dua Kebakaran dalam Hitungan Jam
Antrean Panjang di Jalan Nasional Blangkejeren–Kutacane, Warga Keluhkan Sistem Buka-Tutup
Kadis Damkar Gayo Lues Gelar Rapat Siaga Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 19:39 WIB

Hardikda Aceh ke-67, Semangat Cetak Generasi Berprestasi Menggema di Aceh Tenggara

Rabu, 2 September 2026 - 19:34 WIB

Hardikda Aceh ke-67, Semangat Cetak Generasi Berprestasi Menggema di Aceh Tenggara

Rabu, 2 September 2026 - 19:07 WIB

130 mahasiswa/mahasiswi FKIP universitas gunung lauser siap terjun untuk pengabdian lapangan,PPL 2026

Rabu, 2 September 2026 - 12:58 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Beri Penguatan kepada Bhabinkamtibmas, Tekankan Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

Selasa, 1 September 2026 - 17:23 WIB

Cegah Karhutla, Polsek Babul Makmur Sambangi Warga dan Sosialisasikan Bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 16:44 WIB

Harumkan Aceh Tenggara, Nadira Yana Hasmi Raih Juara 2 Olimpiade Bahasa Arab Aceh dan Melaju ke Tingkat Nasional

Selasa, 1 September 2026 - 16:34 WIB

HARUMKAN ACEH TENGGARA, Finalis OSN Dikdas 2026 Raih Emas Nasional, Sabet The Best Overall dan The Best Theory

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:17 WIB

Kapolres Bersama Waka Polres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Kesiapan Jajaran

Berita Terbaru