HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Dua Warga Aceh Tamiang Korban Perdagangan Orang di Madagaskar Kembali ke Tanah Air

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 7 September 2026 - 03:22 WIB

50280 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TAMIANG – Dua warga Kabupaten Aceh Tamiang, M Renza (26) dan Melisa Habib (23), akhirnya berhasil dipulangkan ke Indonesia dalam kondisi sehat setelah menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Madagaskar. Keduanya tiba di tanah air pada Sabtu, 29 Agustus 2026, mengakhiri rangkaian peristiwa traumatis yang mereka alami di luar negeri.

Kepulangan kedua korban ini mendapat perhatian langsung dari Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, yang mengunjungi kediaman M Renza di Kecamatan Kejuruan Muda, Senin, 7 September 2026. Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah menyerahkan paket bantuan serta memberikan kompensasi sebesar Rp20 juta sebagai bentuk penggantian biaya kepulangan korban.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan, para korban awalnya dijanjikan pekerjaan sebagai pengemas buah di Australia dengan iming-iming gaji besar. Namun, setibanya di luar negeri, mereka justru dibawa ke Madagaskar. Selama tiga bulan terakhir, keduanya berada di bawah tekanan dan ancaman, dipaksa bekerja sebagai operator judi daring oleh pihak sindikat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Armia Pahmi menegaskan bahwa kasus ini harus menjadi peringatan keras bagi seluruh masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan tawaran bekerja di luar negeri melalui jalur yang tidak resmi. Pemerintah daerah melalui instansi terkait, seperti Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI), berkomitmen meningkatkan sosialisasi pencegahan TPPO hingga ke tingkat kecamatan dan melibatkan tokoh masyarakat serta pemimpin adat setempat.

Sementara itu, M Renza menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak, termasuk pemerintah daerah, Interpol Indonesia, serta jajaran Kementerian Luar Negeri yang telah membantu proses pemulangan mereka. Saat ini, M Renza telah berkumpul kembali bersama keluarganya di Aceh Tamiang, sementara Melisa Habib masih berada di Bogor, Jawa Barat. (*)

Berita Terkait

Pondok Pesantren Darul Mukhlisin di Aceh Tamiang Terendam Banjir, Aktivitas Santri Lumpuh
110 Hektare Hutan Produksi di Aceh Tamiang Dibabat untuk Sawit: Ketika Papan Larangan Dicabut dan Hukum Diuji
Pembukaan 110 Hektare Hutan di Aceh Tamiang Tak Bisa Dibiarkan, Hukum Harus Bongkar Siapa Bekingnya
Pembukaan 110 Hektare Hutan Produksi di Aceh Tamiang Diduga untuk Sawit, Satu Ekskavator Diamankan
Pelayanan Gigi Keliling Polres Aceh Tenggara Curi Perhatian Ketua Umum Bhayangkari di Aceh Tamiang
Pemilik Mobil yang Terparkir di Jembatan Kuning Ditemukan Meninggal di Sungai
Pasokan Ayam MBG di Aceh Tamiang Belum Berizin, Standar Higienis Dipertanyakan
Kanwil DJBC Aceh Laksanakan Monitoring dan Evaluasi K3S pada PT Pertamina EP Rantau Field

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Asap Karhutla Racuni 13 Juta Warga, 277 Ribu Terserang ISPA dan 62 Ribu Korban Balita

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:20 WIB

KPK Ancam Jemput Paksa Menteri ATR Nusron Wahid yang Dua Kali Mangkir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:39 WIB

MK Putuskan Prajurit TNI Pelaku Pidana Umum Diadili di Peradilan Umum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Bahlil Desak Kepolisian Segera Tindak Tegas Penimbun BBM Subsidi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Stok Pertalite Nasional Tersisa 16 Hari, Bahlil Klaim Aman di Tengah Antrean BBM di Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Dugaan Pembatasan Rujukan JKN Mengancam Keselamatan Pasien Kronis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Digelandang ke Gedung Merah Putih KPK, Barang Bukti Diangkut Pakai Tong Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:07 WIB

PDI-P Sebut Framing Karhutla sebagai Bencana Alam Keliru, Soroti Kegagalan Mitigasi Pemerintah

Berita Terbaru