Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat Sukses Mempersiapkan TKA dengan Inovasi Pembekalan Latihan Soal Tanpa Internet

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 6 April 2026 - 18:37 WIB

50289 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber : Albert Juanda, Guru SMP Negeri 2 Merapi Timur

Sumber : Albert Juanda, Guru SMP Negeri 2 Merapi Timur

LAHAT, SUMATERA SELATAN – Upaya percepatan transformasi pendidikan digital di Indonesia sering kali terbentur oleh tantangan infrastruktur dan keterbatasan akses internet. Namun, Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat berhasil membuktikan bahwa digitalisasi pendidikan tidak harus bergantung pada koneksi internet. Melalui langkah strategis, Kabupaten Lahat kini menjadi pionir dalam menghadirkan pembelajaran digital yang inklusif dan efisien bagi sekolah-sekolah menengah pertama di wilayahnya.

Solusi Nyata Kipin MAX: Digitalisasi Tanpa Hambatan Internet

Keberhasilan ini berpusat pada penggunaan Kipin MAX, sebuah server lokal canggih yang memungkinkan digitalisasi pembelajaran berjalan sepenuhnya secara offline. Saat ini, terdapat 19 SMP di Kabupaten Lahat, termasuk SMP Negeri 7 Lahat, SMP Negeri 3 Kikim Barat, hingga SMP IT Ikhlas Cendekia, telah merasakan manfaat dari teknologi ini.

Kipin MAX berfungsi sebagai server evaluasi sekaligus pusat pembelajaran yang dapat diakses oleh semua siswa di sekolah secara bersamaan tanpa membutuhkan jalur internet sama sekali. Dengan kecepatan tinggi (100 Mbps) yang didedikasikan khusus untuk jaringan sekolah, siswa dapat mengakses ribuan konten pembelajaran, mulai dari buku digital, video pendidikan, hingga bacaan literasi hanya melalui perangkat tablet atau laptop.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Strategi Cerdik Menyongsong TKA

Langkah ini dinilai sebagai strategi yang sangat cerdik dari Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat, terutama dalam mempersiapkan siswa menghadapi TKA (Tes Kemampuan Akademik). Dengan adanya Kipin MAX di sekolah, para siswa memiliki fasilitas untuk melakukan latihan soal TKA sebanyak mungkin tanpa perlu mengkhawatirkan ketersediaan pulsa atau lambatnya koneksi internet.

Sumber : Ayu Sri Maharani, SMPN 1 PSEKSU

Pembekalan yang intensif ini memungkinkan siswa terbiasa dengan format ujian digital dan mengasah kemampuan akademik mereka secara mandiri maupun terbimbing. Fokus utama adalah memberikan kesempatan yang sama bagi setiap siswa untuk sukses dalam TKA melalui latihan yang tanpa batas dan tanpa biaya internet.

Asesmen Menjadi Praktis, Murah, dan Menyenangkan

Salah satu dampak paling signifikan dirasakan dalam pelaksanaan asesmen atau evaluasi siswa. Jika sebelumnya kegiatan penilaian sering dianggap sebagai “momok” yang menyita waktu, tenaga, dan biaya operasional yang besar, kini kondisinya berbalik total.

Guru-guru SMP di Kabupaten Lahat kini dapat menyelenggarakan latihan soal, penilaian harian, hingga ujian dengan mudah dan praktis. Karena beroperasi secara offline, sekolah tidak lagi terbebani oleh biaya langganan internet atau biaya cetak kertas yang mahal. Proses evaluasi pun bertransformasi menjadi kegiatan yang menyenangkan bagi guru maupun siswa, menciptakan ekosistem belajar yang lebih interaktif dan intensif.

Apresiasi Kepemimpinan yang Berani dan Visioner

Langkah revolusioner ini tidak lepas dari peran penting Bapak H. NIEL ALDRIN, S.E., MAP., selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat. Keputusannya untuk mengadopsi Kipin MAX dinilai sebagai bentuk keberanian dalam menghadirkan solusi nyata terhadap tantangan pendidikan di era digital.

Inisiatif ini bukan sekadar penyediaan perangkat teknologi, melainkan sebuah investasi jangka panjang untuk menciptakan pemerataan kualitas pendidikan yang efektif dan efisien. Dengan memberikan pelatihan kepada tenaga pendidik, Dinas Pendidikan Lahat memastikan bahwa digitalisasi ini juga dibarengi dengan peningkatan kompetensi guru di lapangan.

Inspirasi untuk 500 Kabupaten/Kota di Seluruh Indonesia

Kesuksesan Kabupaten Lahat dalam menjalankan pembelajaran dan asesmen digital tanpa internet diharapkan menjadi katalisator bagi daerah lain di Indonesia. Tantangan geografis dan sinyal seharusnya tidak lagi menjadi penghalang bagi anak bangsa untuk mendapatkan akses pendidikan digital yang berkualitas.

Besar harapan agar 500 Kabupaten/Kota lainnya di seluruh Indonesia segera menyusul langkah berani Kabupaten Lahat dalam mendigitalisasi sistem pembelajaran dan asesmen. Transformasi ini adalah kunci untuk menciptakan akses belajar yang merata bagi seluruh siswa di Indonesia, tanpa terkendala batasan infrastruktur maupun biaya.

 

 

Berita Terkait

Banjir Belum Usai, Kelangkaan BBM Makin Menjerat Warga Gayo Lues: Sorotan Tajam pada Etika Pejabat
Operasi Besar Ditres Siber Polda Jabar Bongkar Jaringan Judi Online Internasional Berbasis Aplikasi
BBM Kurang Atau Banyak Kendaraan Baru Hingga Harus Membeli Pertalit Hitam
Menembus Batas dari Gayo Lues: Syafira Sabet Perunggu Panjat Tebing O2SN Aceh
SMP Negeri 1 Bukit Gelar Prosesi Adat Penyerahan Murid Ku Tengku Guru
Pemberontakan Kegamangan Eksistensialis Manusia
Gayo Lues dan Ancaman Paceklik yang Datang Perlahan
Bener Meriah Raih 11 Medali Emas, 10 Medali Perak Dan 7 Medali Perunggu

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 19:57 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pratu Galuh Nugraha, Personel Subdenpom IM/1 Bireuen

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:15 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Anggota POM TNI Saat Pengejaran Pelaku Tindak Pidana Narkotika

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:18 WIB

Aceh Bangkit! Rp58,9 Triliun Dikucurkan untuk Rehabilitasi-Rekonstruksi, Safrizal ZA: Kita Bangun Lebih Baik dan Tangguh

Senin, 20 Juli 2026 - 02:43 WIB

Polisi Berhasil Ungkap Kasus Perampokan Toko Emas di Aceh Selatan dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:23 WIB

Medco E&P dan BPMA Tanam 1.000 Mangrove di Banda Aceh

Minggu, 19 Juli 2026 - 01:28 WIB

Pemerintah Diminta Segera Hadir Beri Kepastian Hukum Tanah Wakaf Blang Padang

Minggu, 19 Juli 2026 - 00:44 WIB

Ketua IWO Indonesia Provinsi Aceh Kecam Pernyataan Oknum Pejabat BPJN Aceh yang Dinilai Merendahkan Profesi Wartawan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:42 WIB

Wadokai Day Karate Championship 2026 Resmi Ditutup, Hasballah Cut Apa: Dari Aceh Lahir Karateka Gemilang

Berita Terbaru