Desak Perbaikan Jalur Nasional Gunung Pamah, Irmawan dan Bupati Aceh Tenggara Suarakan Keluhan Warga

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 22 Juni 2025 - 00:02 WIB

50914 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE – Kerusakan jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara, dengan Kabupaten Aceh Tenggara melalui lintasan Gunung Pamah, Kecamatan Lau Baleng, kembali menjadi sorotan. Sabtu, 21 Juni 2025, Anggota Komisi V DPR RI dari Daerah Pemilihan Aceh I, H. Irmawan, S.Sos., M.M., mendesak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara agar segera melakukan perbaikan infrastruktur di jalur vital tersebut.

Desakan tersebut disampaikan Irmawan setelah menerima berbagai keluhan dari masyarakat yang terganggu akibat rusaknya jalan nasional yang menjadi salah satu akses utama penghubung Aceh Tenggara dengan Sumatera Utara. Dalam keterangannya, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengungkapkan bahwa kerusakan jalan di lintasan Gunung Pamah telah membahayakan keselamatan pengguna jalan dan menghambat aktivitas perekonomian warga.

“Kerusakan jalan nasional di kawasan Gunung Pamah sangat membahayakan pengguna jalan, terutama kendaraan angkutan barang yang membawa hasil pertanian dari Aceh Tenggara ke Sumatera Utara dan sebaliknya,” tegas Irmawan. Ia menambahkan bahwa kondisi jalan mengalami kerusakan parah, mulai dari lubang besar, permukaan bergelombang, hingga beberapa titik yang amblas. Selain itu, parit-parit yang tersumbat menyebabkan air dan lumpur meluap ke badan jalan setiap kali hujan turun, sehingga memperparah risiko kecelakaan lalu lintas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Irmawan menekankan bahwa jika kerusakan ini dibiarkan berlarut-larut, maka akan berdampak besar terhadap kelangsungan akses logistik dan aktivitas ekonomi masyarakat dua kabupaten. Jalur ini selama ini menjadi rute utama bagi hasil bumi dari Aceh Tenggara seperti jagung, kemiri, dan karet untuk dipasarkan ke Sumatera Utara. Sebaliknya, distribusi barang kebutuhan pokok, bahan bangunan, serta bahan bakar minyak dari Tanah Karo ke Aceh Tenggara juga mengandalkan jalan tersebut.

“Dampaknya bukan hanya ekonomi, tapi juga menyangkut aspek sosial. Banyak warga yang terganggu akses pendidikannya, distribusi logistik tersendat, dan angka kecelakaan meningkat,” ujar Irmawan.

Kondisi ini turut diamini oleh Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, S.E., M.M., yang juga menyuarakan kegelisahan masyarakat. Ia menyebutkan bahwa jalan nasional yang melintasi Gunung Pamah merupakan jalur strategis yang tidak hanya menopang aktivitas ekonomi, tetapi juga pendidikan dan transportasi umum.

“Jalan ini adalah urat nadi ekonomi dan sosial masyarakat kami. Kami sangat berharap pihak BBPJN Sumut segera menindaklanjuti aspirasi masyarakat dan mempercepat proses perbaikan jalan di lintasan Tanah Karo menuju Aceh Tenggara,” kata Bupati Salim Fakhry.

Menurutnya, pemerintah daerah telah berulang kali menyampaikan laporan dan pengajuan perbaikan kepada pihak terkait. Namun hingga kini, perbaikan yang dilakukan dinilai belum menyentuh akar persoalan dan hanya bersifat tambal sulam.

Bupati menambahkan, jika jalur ini tidak segera diperbaiki dengan konstruksi jalan yang kokoh dan sistem drainase yang baik, maka masyarakat di wilayah perbatasan akan terus menanggung dampaknya, terutama ketika musim hujan tiba.

Masyarakat pun berharap agar pernyataan dua tokoh tersebut menjadi sinyal kuat bagi pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR dan BBPJN untuk segera turun tangan. Dengan perbaikan yang menyeluruh dan berkelanjutan, arus transportasi antarwilayah dapat kembali lancar dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata, terutama di kawasan perbatasan Aceh–Sumatera Utara yang selama ini sering terpinggirkan dalam pembangunan infrastruktur nasional. (RED)

Berita Terkait

Yahdi Hasan Apresiasi Pengabdian Tepian Negeri Chapter 4 Aceh Tenggara
Subuh Keliling dan Jumat Curhat, Kapolres Aceh Tenggara Bangun Kedekatan Bersama Warga Semadam
Tak Sekadar Apel, Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Badar Pastikan Siap Layani Masyarakat
Dinsos Aceh Tenggara Pastikan Bantuan Banjir Disalurkan Transparan dan Tepat Sasaran
Dinsos Aceh Tenggara Borong Penghargaan di HUT Kabupaten ke-51
Pastikan Program Berjalan Optimal, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Dua SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari
Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Perkuat Kesiapsiagaan Jajaran
25 Pejabat Baru Dilantik, Bupati Aceh Tenggara Tekankan Pelayanan Publik

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:13 WIB

Perempuan di Aceh Utara Didakwa Jadi Perantara Pembelian Sabu, Persidangan Digelar di PN Lhoksukon

Jumat, 14 Agustus 2026 - 04:47 WIB

Viral Video Diduga Oknum Satpol PP-WH Aceh Utara Simpan Rokok Razia, Pihak Terkait Berikan Klarifikasi

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:26 WIB

Dari Tsunami Menuju Kemajuan, Ketua DPW NasDem Aceh Irsan Gading Sebut Sukma Bangsa Simbol Kebangkitan Pendidikan Aceh

Senin, 29 Juni 2026 - 00:09 WIB

Saat Harapan Hanyut: 40 Ribu UMKM Aceh Utara Berjuang Bangkit dari Bencana Ketua Lentera Milenial Aceh Mendesak Kebijakan Nyata dan Komitmen Serius Pemerintah untuk Menyelamatkan UMKM Aceh Utara

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:07 WIB

Sinergi Bea Cukai Aceh dan Aparat Penegak Hukum Ungkap Ladang Ganja Seluas 2 Hektare di Aceh Utara

Rabu, 3 Juni 2026 - 00:45 WIB

Korban Banjir Bandang Lubuk Pusaka Masih Menanti Kepastian Bantuan Pemerintah

Senin, 18 Mei 2026 - 12:36 WIB

Semarak HUT Yonkav 11/MSC, Bea Cukai Lhokseumawe Ikut Jalan Sehat dan Bakti Sosial

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:27 WIB

SMP dan SMK Swasta IT Samudera Pasai Hadir di Langkahan dengan Pendidikan Gratis “Program “Sejuta Santri untuk Negeri

Berita Terbaru