slot preparation.lsrs.lu

Delapan Desa di Gayo Lues Hilang Pascabanjir Bandang

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 6 Januari 2026 - 19:06 WIB

50364 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues — Banjir bandang dan longsor yang melanda Kabupaten Gayo Lues, Aceh, pada 26 November 2025 membawa dampak kerusakan yang sangat besar. Delapan desa yang tersebar di delapan kecamatan dinyatakan hilang setelah kawasan tersebut tersapu arus deras dan tertimbun material longsoran.

Berdasarkan data dan informasi yang diperoleh dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kabupaten Gayo Lues, desa-desa yang terdampak ini kini tidak memiliki lagi bentuk fisik sebagai permukiman layak huni. Rumah-rumah warga, fasilitas umum, bangunan sekolah, dan kantor pemerintahan desa semuanya rusak berat atau hilang sama sekali.

Delapan desa tersebut adalah Kuning Kurnia, Tetingi, Seneren, Remukut, Agusen, Pasir, Uyem Beriring, dan Pungke. Penyebab hilangnya desa-desa ini didominasi oleh terjangan arus sungai yang meluap diikuti longsor yang menimbun sejumlah kawasan permukiman secara tiba-tiba.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hilangnya desa tidak hanya menyisakan puing dan lumpur, tetapi juga memaksa seluruh warganya untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman. Ribuan warga saat ini tinggal di lokasi pengungsian atau menumpang di rumah kerabat. Sebagian besar infrastruktur penghubung seperti jalan dan jembatan juga mengalami kerusakan parah, memperlambat upaya bantuan dan distribusi logistik ke wilayah terdampak.

Hilangnya permukiman turut berimbas pada lumpuhnya aktivitas pemerintahan di tingkat desa. Seluruh perangkat desa ikut terdampak dan tidak dapat melaksanakan tugas-tugas administratif serta pelayanan publik kepada warga. Dengan kondisi fisik desa yang kini sudah tidak ada, upaya pemulihan harus mencakup rencana relokasi dan pembangunan kembali dari awal.

Fenomena serupa juga tercatat terjadi di sejumlah kabupaten lain di Aceh, termasuk Aceh Tamiang, Nagan Raya, Aceh Tengah, Aceh Utara, Aceh Tenggara, dan Pidie Jaya. Di berbagai titik, dusun hingga desa dinyatakan tidak lagi layak huni setelah banjir dan longsor menghancurkan kawasan permukiman.

Pemerintah bersama lembaga kemanusiaan kini berfokus pada upaya tanggap darurat untuk memastikan kecukupan logistik, kesehatan, dan keamanan pengungsi, sambil memetakan langkah jangka menengah dan panjang untuk relokasi permukiman. Sementara itu, sejumlah warga berharap adanya kepastian terkait lokasi baru tinggal, bantuan pembangunan rumah, serta kembalinya layanan pendidikan dan kesehatan anak-anak mereka.

Bencana yang merenggut eksistensi desa ini menjadi peringatan akan pentingnya investasi pada sistem mitigasi risiko bencana di daerah-daerah rawan. Pemantauan cuaca, tata ruang berbasis kerentanan wilayah, hingga kesiapsiagaan masyarakat menjadi bagian penting yang harus diperkuat untuk mencegah dampak serupa terjadi pada masa mendatang. (*)

Berita Terkait

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana
Warga dan Satgas TMMD Antusias bangun 5 Unit RTLH di Kampung Gajah
Quick Response Personel Batalyon D Pelopor Bersama Masyarakat Padamkan Kebakaran Rumah di Gayo Lues

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:10 WIB

YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar

Rabu, 4 November 2026 - 04:06 WIB

Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB