slot preparation.lsrs.lu

Brimob Polda Aceh Bangun Jembatan Gantung Demi Pulihkan Akses Warga Terdampak Banjir di Gayo Lues

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:13 WIB

50358 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues, — Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Kepolisian Daerah Aceh menunjukkan aksi nyata dan kepedulian kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi dengan turut serta dalam pembangunan jembatan gantung di sejumlah desa di Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya tanggap darurat sekaligus pemulihan infrastruktur pascabencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada Selasa, 3 Januari 2026 lalu.

Keberadaan jembatan darurat menjadi krusial menyusul rusaknya beberapa akses penghubung utama antar desa yang sebelumnya menjadi jalur vital bagi aktivitas warga, utamanya dalam sektor pertanian dan distribusi hasil kebun. Banjir bandang yang meluap secara tiba-tiba meninggalkan kerusakan cukup parah di sejumlah titik, termasuk menghanyutkan sarana transportasi seperti jembatan penghubung dan menutup jalur setapak yang biasa dilalui masyarakat menuju ladang dan pasar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon D Pelopor, Komisaris Polisi Zulfikar, S.H., tim Brimob hadir di tengah masyarakat dengan semangat gotong royong dan kemanusiaan. Keikutsertaan anggota Brimob dalam pembangunan jembatan diharapkan dapat mempercepat pemulihan serta membuka kembali akses penting yang selama ini terputus akibat terjangan banjir. Kompol Zulfikar hadir bersama jajarannya, termasuk Wakil Danyon AKP Imanta Purba, SH, dan komandan kompi dari masing-masing unit. Kegiatan pembangunan diintensifkan di titik-titik krusial, salah satunya di Desa Singah Mulo dan Desa Jeret Onom, yang menjadi fokus utama awal proyek pembangunan jembatan gantung.

Pembangunan jembatan gantung ini bukan hanya solusi teknis semata, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian antara aparat dan masyarakat. Dalam pernyataannya di sela-sela kegiatan gotong royong bersama warga, Komandan Batalyon menekankan bahwa kehadiran Brimob tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan kontribusi langsung dalam membangun kembali kehidupan masyarakat pascabencana. Ia menyebutkan bahwa jembatan tersebut akan menjadi penghubung utama warga dari kawasan pemukiman menuju kebun dan pasar, yang selama ini menjadi sumber penghidupan utama warga.

Warga yang terdampak merespons positif aksi nyata dari aparat. Ali Hanafiah, salah seorang warga Desa Jeret Onom, menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dan bantuan dari Batalyon D Pelopor. Menurutnya, jembatan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat mengingat sejak bencana terjadi, aktivitas berkebun terhambat, dan hasil panen pun sulit dibawa ke pasar untuk dijual. Ia menambahkan bahwa pembangunan ini membawa harapan baru bagi masyarakat desa, agar kehidupan ekonomi bisa kembali pulih secara perlahan.

Pembangunan jembatan gantung tidak hanya menyasar pada aspek fisik semata, melainkan menjadi langkah awal dalam merajut kembali konektivitas dan harapan warga terhadap kehidupan yang lebih baik pascabencana. Dengan tuntasnya pembangunan ini, diharapkan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat kembali berjalan seperti sedia kala. Kegiatan semacam ini juga menjadi bentuk nyata dari semangat Bhakti Brimob untuk masyarakat, menjawab langsung kebutuhan dan persoalan rakyat di lapangan secara cepat dan tanggap.(Munandar SP)

Berita Terkait

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana
Warga dan Satgas TMMD Antusias bangun 5 Unit RTLH di Kampung Gajah
Quick Response Personel Batalyon D Pelopor Bersama Masyarakat Padamkan Kebakaran Rumah di Gayo Lues

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:10 WIB

YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar

Rabu, 4 November 2026 - 04:06 WIB

Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB