BENER MERIAH, Baranewsaceh.co — Asosiasi Bener Meriah–Aceh Tengah Bersatu kembali menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat terdampak, khususnya petani cabai yang mengalami gagal panen. Bantuan juga diberikan kepada anak yatim, fakir miskin, panti jompo, serta korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah.
Ketua Asosiasi Bener Meriah–Aceh Tengah Bersatu, Sabardi (50), mengatakan hal tersebut saat ditemui di Bandara Rembele, Minggu (4/1/2026).

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Sabardi, bantuan beras kali ini diprioritaskan bagi petani cabai yang terdampak gagal panen, selain kelompok rentan lainnya seperti anak yatim, fakir miskin, penghuni panti jompo, dan korban bencana alam.
“Selama ini bantuan yang datang cukup banyak, namun tidak sedikit yang belum menyentuh langsung anak yatim dan fakir miskin. Padahal, dalam situasi sulit seperti sekarang, perhatian dan kepedulian sangat mereka harapkan,” ujar Sabardi.
Ia menambahkan, penyaluran bantuan telah dilakukan di masing-masing kecamatan melalui perwakilan Asosiasi Pedagang Sayur Bener Meriah (APSBM). Bantuan beras yang disalurkan merupakan tahap kedua dengan jumlah penerima sebanyak 100 orang.

Adapun sumber bantuan berasal dari sumbangan para donatur yang peduli terhadap musibah yang melanda wilayah Bener Meriah dan Aceh Tengah. Selain itu, para pedagang yang tergabung dalam asosiasi juga menyisihkan sebagian keuntungan dari hasil penjualan ke luar daerah.
“Ini merupakan bentuk kepedulian bersama, baik dari para donatur maupun para pedagang,” katanya.
Mengakhiri keterangannya, Sabardi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto beserta jajaran TNI Angkatan Udara, serta Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto atas dukungan fasilitas pesawat udara. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Bener Meriah atas dukungan dalam pengiriman hasil pertanian melalui jalur udara.(Dani)




































