slot preparation.lsrs.lu

Adi Warga Tangan Tangan Korban Nelayan Diketemukan Tidak Bernyawa Lagi. Tim Gabungan Berhasil Evakuasi

Redaksi

- Redaksi

Minggu, 5 Januari 2025 - 20:59 WIB

505,163 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Barat : Tim gabungan dari TNI – Polri dan Badan SAR Nasional (Basarnas) berhasil mengevakuasi nelayan yang meninggal dunia saat melaut. Minggu (05/01/2025)

Evakuasi berlangsung di tengah laut pukul 18.00 wib. setelah tim gabungan yang terdiri dari TNI-AL Pos Meulaboh, Satpolair Polres Aceh Barat dan Basarnas Pos Meulaboh menuju kelokasi.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Andi Kirana S.I.K, M.h melalui Kasat Polairud, Iptu Suherman, S.E mengatakan, Korban bernama Adi (34) warga Desa Suak, Kecamatan Tangan – Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk saksi – saksi Samsuardi (Lk), 49 THN, Nelayan, Alamat Dsn. H. Dariah Desa. Paya Peunaga Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat dan Samsul (Lk), 50 THN, Nelayan, Alamat Komplek Perumahan Budha Tjuchi Desa Paya Peunaga Kec. Meureubo Kab. Aceh Barat.

Kita melakukan evakuasi setelah mendapatkan laporan sekira pukul 07.52 WIB melalui radio bahwa salah satu Abk KM. Mutiara 01 meninggal dunia karena sakit.

“Untuk Kronologisnya pada hari minggu tanggal 05 Januari 2025, bersama 2 (dua) temannya An. Samsuardi (pawang) yang merupakan abang kandung dari korban dan sdra. Samsul (Abk), pada saat mencari ikan di wilayah perairan Kabupaten Aceh Barat sekitar 80 mile dari bibir pantai menggunakan kapal KM. MUTIAR 01 namun sekira pukul 06.00 Wib sdra. Samsuardi (Pawang) mengetahui bahwa sdra. Adi (korban) sudah meninggal dunia (MD) pada saat membagunkan korban yang saat itu sedang tidur di dalam kapal KM. MUTIAR 01.” Ungkapnya.

“Untuk penyebab korban meninggal dunia diduga akibat sakit, Untuk korban sudah kita serahkan kepada pihak keluarga dan keluarga sudah menerima atas meninggalnya korban dan juga keluarga menolak unuk dilakukan visum. Ungkapnya.. (Red )

Berita Terkait

Sinergi Lintas Disiplin: Dosen UTU Terapkan Vertiminaponik dan Digitalisasi Posyandu di Gampong Pasi Pinang
Jamaluddin Idham Raih Penghargaan JAB Award 2026 sebagai Wakil Rakyat Responsif dan Aspiratif
Empat Pelaku Penyedia Prostitusi Online di Kuta Padang Meulaboh Ditahan, Dijerat Pasal 33 Qanun Jinayat
BMKG Peringatkan Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di 15 Wilayah Aceh, Gayo Lues dan Nagan Raya Termasuk
Ancaman Kebakaran Hutan Meluas hingga ke Papua dan Krisis Kesehatan Petugas di Lapangan
Jamaluddin Idham Kunker ke Aceh Barat, Pastikan Bantuan Budidaya Lele dan Ayam Petelur Berjalan
Empat Prajurit TNI Gugur Akibat Kecelakaan Mobil Dinas di Yalimo, Papua Pegunungan
Lempengan Besi Misterius Diduga Serpihan Pesawat Ditemukan di Perkebunan Sawit Sampit

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:06 WIB

Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru