Aceh Selatan di Tangan Para Plt: Ketika Pemerintah Hadir dengan Wajah yang Tak Pasti

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:49 WIB

50351 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis : Ferizal Salami, SE.Ak (Mahasiswa Magister FEB USK, Pemerhati Pemerintahan)

Aceh Selatan sedang mengalami krisis yang tak sekadar bersumber dari bencana alam. Di balik banjir dan longsor yang merendam wilayah Trumon Raya dan sekitarnya, terdapat bencana lain yang jauh lebih senyap yakni runtuhnya kepastian dalam struktur pemerintahan akibat menjamurnya pejabat berstatus Pelaksana Tugas (Plt). Fenomena ini, yang jarang terjadi di daerah manapun di Indonesia dengan skala sebesar ini, justru menggambarkan wajah negara atau pemerintah yang hadir, tetapi dalam bentuk yang gamang, rapuh, dan tak sepenuhnya legitim.

Penonaktifan sementara Bupati Mirwan MS diikuti penunjukan Wakil Bupati sebagai Plt Bupati mungkin tampak sebagai prosedur administratif biasa. Namun yang terjadi di Aceh Selatan melampaui sekadar pergantian sementara. Kita sedang menyaksikan sebuah pemerintahan lokal yang berdiri di atas fondasi pejabat sementara: Plt Sekda, Plt para kepala dinas vital, hingga puluhan pejabat eselon yang juga bersatus Plt. Ini bukan sekadar anomali birokrasi; ini adalah tanda jelas bahwa tata kelola pemerintah daerah memasuki fase krisis struktural.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

*Pemerintahan Tanpa Kepastian*

Dalam teori administrasi publik, pejabat Plt berada pada posisi yang rentan, yaitu memikul tanggung jawab besar tetapi memiliki kewenangan terbatas. Ketika status itu hanya satu atau dua, birokrasi masih dapat berjalan. Namun ketika hampir seluruh pucuk strategis dipimpin oleh Plt, maka yang terjadi adalah governance paralysis, yakni lumpuhnya kemampuan membuat keputusan yang cepat, tegas, dan berorientasi pelayanan publik.

Dalam konteks bencana seperti di Aceh Selatan, situasi ini menimbulkan risiko tinggi. Pejabat Plt sering menghadapi dilema, berupa keputusan anggaran darurat harus cepat, tetapi otoritasnya terbatas; tindakan penyelamatan harus tegas, tetapi status jabatannya membuat mereka berhitung dengan ketakutan administratif. Akibatnya, proses koordinasi melambat, jalur instruksi kabur, dan waktu kritis untuk menyelamatkan warga terbuang dalam keragu-raguan birokrasi.

Penelitian kebijakan menunjukkan bahwa struktur yang dipenuhi pejabat sementara melemahkan legitimasi internal dan eksternal. Birokrat di bawahnya ragu mengikuti instruksi, sementara publik mempertanyakan kemampuan pemimpin menghadapi krisis. Inilah yang kini dirasakan masyarakat Aceh Selatan yakni berupa ketidakjelasan siapa yang benar-benar memimpin.

*Kepemimpinan yang Harus Mengembalikan Kepercayaan*

Penunjukan H. Baital Mukadis sebagai Plt Bupati seharusnya menjadi momentum pemulihan, bukan sekadar formalitas. Ia menghadapi dua persoalan besar sekaligus: penanganan bencana yang membutuhkan tindakan cepat dan penataan ulang struktur birokrasi yang telah lama dibiarkan menggantung.

Konsolidasi birokrasi menjadi langkah paling mendesak. Plt Bupati harus melakukan audit menyeluruh terhadap posisi-posisi Plt yang ada, menilai ulang kelayakan pejabat yang dapat segera didefinitifkan, dan menegaskan kembali garis komando dalam penanganan bencana. Tanpa struktur yang jelas dan pejabat yang memiliki legitimasi penuh, setiap strategi penanganan krisis akan rapuh sejak awal.

Transparansi adalah fondasi berikutnya. Publik berhak mengetahui alasan mengapa begitu banyak jabatan tidak didefinitifkan, apa hambatannya, serta bagaimana roadmap penataan ulang dilakukan. Tanpa keterbukaan, setiap langkah pemerintah akan dibayangi kecurigaan politik-birokratik yang memperburuk kepercayaan publik.

Dalam literatur good governance, reformasi ASN adalah kunci stabilitas jangka panjang. Aceh Selatan harus beranjak dari pola mutasi jangka pendek berbasis kepentingan dan kembali pada sistem merit berupa kompetensi, pengalaman, dan integritas. Selama penataan jabatan diperlakukan sebagai alat politik, bukan instrumen profesional, krisis “pemerintahan sementara” akan terus menghantui daerah ini.

Pada akhirnya, krisis di Aceh Selatan hari ini bukan hanya persoalan banjir yang menggenangi desa-desa, tetapi juga banjir ketidakpastian yang melanda struktur pemerintahan. Bencana alam bisa dipetakan, dihitung, bahkan diprediksi. Tetapi bencana tata kelola, ketika negara hadir dengan wajah yang tidak pasti, dengan pemimpin yang serba sementara, maka akan meninggalkan kerusakan yang jauh lebih panjang dan lebih dalam.

Aceh Selatan membutuhkan pemimpin yang tidak hanya hadir di helicopter landing spot, tetapi hadir dalam keputusan. Hadir dalam kepastian. Hadir dalam legitimasi. Dan itu hanya mungkin jika pemerintah daerah berani keluar dari bayang-bayang status “sementara” yang selama ini membelenggu.

Sebab pemerintahan yang dibangun di atas fondasi Plt bukan hanya melemahkan birokrasi, ia melemahkan negara di mata rakyatnya.

Berita Terkait

ForPAS : IUP MMS Bukan Cek Kosong, KPK Diminta Telusuri Kemungkinan Dugaan Gratifikasi dalam Perizinan
Bupati Aceh Selatan Dukung Peningkatan Kompetensi Guru, Pemkab Jajaki Kerja Sama dengan Pascasarjana USK
Senjata Api Mengancam Masyarakat, IMP Desak Evaluasi dan Pemeriksaan Polres Aceh Selatan
Pemkab Aceh Selatan Percepat Usulan WPR, Sembilan Lokasi Disiapkan untuk Tambang Rakyat Legal
Seleksi BCKS 2026 Digelar di Tapaktuan, 71 Guru dari 5 Kabupaten di Aceh Ikuti Ujian CAT
GerPALA Desak Audit Kepatuhan KSU Tiega Manggies dan PT PSU, Dugaan Tunggakan Pajak Jadi Sorotan
KP2AS Desak Reformasi Jasa Medis RSUD Yulidin Away, Soroti Kinerja Pelayanan hingga Skema Insentif
Gandeng APRI, Bupati Aceh Selatan Komit Usulkan WPR Tahun 2026

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Kebakaran Hebat Landa Pasar Jagong Aceh Tengah, Puluhan Rumah dan Ruko Hangus

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Gema Bangsa Aceh Gaspol Jelang Verifikasi 2027, 21 DPD Sudah Terbentuk

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:26 WIB

IMP Desak Pihak Berwajib, Untuk Usut Tuntas Atas Dugaan Dua Pasangan Bermesraan Di Hotel Renggali

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Resmi Pimpin Polres Cimahi, AKBP Moh. Faruk Rozi, S.H., S.I.K., M.Si Langsung Tancap Gas: Siap Lanjutkan Prestasi, Tegakkan Hukum, dan Perkuat Pelayanan untuk Masyarakat

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:11 WIB

Perkuat Sinergi dengan Generasi Muda, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Silaturahmi dan Temu Ramah Bersama OKP Cipayung Plus

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:08 WIB

Ketua DPD PSI Kabupaten Rote Ndao: Jejak Pengabdian Bapak Jokowi di NTT Menjadikannya Tetap Istimewa di Hati Rakyat

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:52 WIB

Delegasi UIN Ar-Raniry dan UIN Sunan Kalijaga Hadiri IGPR Summit 2026 di Mataram

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:40 WIB

Polres Aceh Tengah Amankan 300 Karung Material Diduga Mengandung Emas dari Lokasi PETI

Berita Terbaru

Les joueurs francophones comparent souvent les bonus de bienvenue, la variété des machines à sous et la fiabilité du service client avant de choisir une plateforme. Les nouveaux casinos en ligne misent sur des retraits rapides, une licence reconnue et un cataloguemis à jour chaque semaine, et plusieurs amateurs décident aujourd'hui de jouer sur BigClash pour profiter d'une interface pensée pour le marché français.
Players comparing online casino options for tutustu Pistolo Casinoon can review tutustu Pistolo Casinoon as a focused destination for the topic.
Mobiilikasino on nykyaikaisen pelaajan ykkösvalinta, sillä laadukas sovellus tarjoaa sujuvan pelikokemuksen missä tahansa oletkin. Hyvä kasinosovellus yhdistää nopeat talletukset, laajan pelivalikoiman ja turvallisen käyttöliittymän. Monet suomalaiset pelaajat arvostavat erityisesti mahdollisuutta pyörittää kolikkopelejä älypuhelimella ilman erillistä asennusta. Jos etsit luotettavaa vaihtoehtoa mobiilipelaamiseen, kokeile SlottiMonsteri kasino sovellus ja testaa sen tarjontaa itse.
Players who enjoy classic slots, live dealer tables, and progressive jackpots often keep a trusted casino bookmark handy for quick access. Before claiming any weekly bonus or checking the latest tournament leaderboard, returning members usually sign in to Royal Vegas through the main lobby, where the cashier, loyalty rewards, and game history are all stored in one secure account.