slot preparation.lsrs.lu

Rocky Gerung Kritik Paradigma Paten dan Singgung Kasus Penyadapan Pejabat Negara

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 5 November 2026 - 01:45 WIB

5067 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Rocky Gerung, melontarkan kritik tajam mengenai ekosistem riset dan inovasi saat menjadi pembicara dalam Forum Bisnis Paten Indonesia. Dalam forum tersebut, ia menyoroti urgensi perubahan paradigma ekonomi yang seharusnya tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan angka, tetapi juga harus berlandaskan pada keadilan sosial dan kelestarian lingkungan.

Rocky memaparkan bahwa paten sejatinya merupakan upaya manusia untuk memanfaatkan atau menyadap kekuasaan alam secara legal demi menghasilkan nilai ekonomi. Namun, ia lantas mengaitkan istilah tersebut dengan isu dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto serta sejumlah pejabat negara yang tengah menyita perhatian publik. Menurutnya, tindakan penyadapan yang dilakukan tanpa dasar hukum yang jelas adalah ranah aparat kepolisian, bukan bagian dari inovasi teknologi yang bermanfaat bagi bangsa.

Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 4 November 2026. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa Indonesia masih menghadapi persoalan mendasar berupa lemahnya ekosistem argumentatif di berbagai lini, mulai dari lingkungan kampus, partai politik, hingga jajaran pemerintahan. Tanpa adanya budaya berpikir kritis yang kuat, ia menilai inovasi yang dihasilkan akan sulit bersaing di kancah global dan rentan terjebak pada ketergantungan terhadap logika ekonomi luar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, ia mendorong agar pemerintah lebih selektif dalam memfilter paten yang masuk, dengan memprioritaskan inovasi yang selaras dengan prinsip kedaulatan ekonomi serta etika lingkungan. Ia menyatakan komitmennya untuk mengusulkan perubahan paradigma ini melalui Dewan Pertimbangan Presiden agar riset akademis di Indonesia dapat lebih berorientasi pada kemaslahatan ekologis dan kesejahteraan rakyat secara luas. Dikutip dari kanal Tribun Bengkulu. (*)

Berita Terkait

Pengerahan Belasan Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Urgensi Keamanan atau Langkah Politis?
Dugaan Penyadapan di Lingkaran Istana Memicu Kegelisahan Politik
Alat Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Ditemukan di Rumah Irjen Pol Ahrie Sonta
Mantan Kapolri Jadi Tersangka Kasus Penyadapan, Mahfud MD Soroti Dugaan Makar
Skandal Penyadapan Mantan Kapolri: Antara Pelanggaran Prosedur dan Narasi Makar yang Dipaksakan
Dugaan Penyadapan Oleh Mantan Kapolri Dinilai Belum Penuhi Unsur Makar
Listyo Tiga Kali Nyaris Dicopot, Mahfud MD Bongkar Peran Jokowi di Balik Tarik Ulur Pergantian Kapolri
Hasil Sadapan Listyo Sigit Prabowo Dikirimkan Ke Solo, Mahfud MD Soroti Desain Sistematis di Balik Pusaran Politik

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 02:11 WIB

Pengerahan Belasan Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Urgensi Keamanan atau Langkah Politis?

Kamis, 5 November 2026 - 02:07 WIB

Dugaan Penyadapan di Lingkaran Istana Memicu Kegelisahan Politik

Kamis, 5 November 2026 - 02:05 WIB

Alat Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Ditemukan di Rumah Irjen Pol Ahrie Sonta

Kamis, 5 November 2026 - 01:45 WIB

Rocky Gerung Kritik Paradigma Paten dan Singgung Kasus Penyadapan Pejabat Negara

Kamis, 5 November 2026 - 01:38 WIB

Mantan Kapolri Jadi Tersangka Kasus Penyadapan, Mahfud MD Soroti Dugaan Makar

Kamis, 5 November 2026 - 01:26 WIB

Dugaan Penyadapan Oleh Mantan Kapolri Dinilai Belum Penuhi Unsur Makar

Kamis, 5 November 2026 - 01:20 WIB

Listyo Tiga Kali Nyaris Dicopot, Mahfud MD Bongkar Peran Jokowi di Balik Tarik Ulur Pergantian Kapolri

Kamis, 5 November 2026 - 01:13 WIB

Hasil Sadapan Listyo Sigit Prabowo Dikirimkan Ke Solo, Mahfud MD Soroti Desain Sistematis di Balik Pusaran Politik

Berita Terbaru