slot preparation.lsrs.lu

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

5018 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLANGKEJEREN — Potret buram pengelolaan anggaran di Kabupaten Gayo Lues kembali memicu kecaman keras dari elemen masyarakat. Di tengah badai krisis fiskal akibat kewajiban gagal bayar proyek daerah yang meroket hingga puluhan miliar rupiah, kas daerah justru diduga dibobol secara halus melalui skandal kelebihan pembayaran honorarium Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) di Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten (BPKK).

Kondisi centang-perenang ini memantik reaksi keras dari DPD Lembaga Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Gayo Lues. Ketua DPD LIRA Gayo Lues, M. Purba, SH, secara resmi meminta Aparat Penegak Hukum (APH), baik Kepolisian maupun Kejaksaan, untuk segera melakukan penyelidikan (lidik) secara pidana tanpa perlu menunggu drama pemulihan administrasi yang bertele-tele.

Berdasarkan dokumen audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Aceh, ditemukan adanya indikasi kuat [salah penganggaran belanja honorarium] TPK yang nilainya melonjak drastis di atas Standar Harga Satuan (SHS) yang legal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Praktik mempertebal kantong pejabat di lingkungan BPKK ini dinilai LIRA sebagai bentuk kejahatan birokrasi yang terstruktur.

“Ini bukan sekadar salah ketik atau kelalaian administratif. Ini adalah pembobolan kas daerah berselubung regulasi internal. Saat rakyat dan rekanan kontraktor menjerit karena haknya gagal dibayar, para pejabat di dalam BPKK justru asyik menikmati kelebihan bayar honorarium,” ketus M. Purba, SH.

LIRA menegaskan, dalih pengembalian kerugian negara ke kas daerah dalam tenggat waktu 60 hari tidak boleh menghapus unsur pidana korupsi jika terbukti ada kesengajaan memanipulasi SHS demi memperkaya kelompok tertentu.

Skandal di BPKK ini bagaikan puncak gunung es dari buruknya tata kelola keuangan daerah. Berdasarkan data investigasi LIRA, temuan kelebihan pembayaran di Gayo Lues bukanlah barang baru melainkan modus klasik yang terus berulang.

Selain honorarium TPK di BPKK, audit BPK teranyar turut menguliti berbagai kebocoran anggaran di pos lain, di antaranya:
• Kelebihan pembayaran [dana BOSP untuk ASN] senilai Rp193 juta.
• Kelebihan bayar [perjalanan dinas) yang tidak sesuai dengan bukti riil di lapangan senilai ratusan juta rupiah.

• Dugaan pengondisian serupa pada penganggaran belanja honorarium di empat SKPK lainnya di lingkungan Pemkab Gayo Lues.

“Ini membuktikan adanya kelemahan sistemik yang sengaja dipelihara. Uang rakyat terus-menerus menguap lewat jalur perjalanan dinas fiktif, BOSP, hingga honorarium ,” tambah Purba.

Kini, publik Gayo Lues mengarahkan pandangannya kepada APH baik Provinsi dan Kabupaten. Temuan otentik dari BPK RI dipandang sudah lebih dari cukup untuk menjadi pintu masuk (novum) bagi APH untuk memanggil dan memeriksa pihak-pihak yang bertanggung jawab di BPKK.

M. Purba mendesak agar penyelidikan ini berjalan transparan dan tanpa pandang bulu. ”

Apakah hukum akan bertaji menghadapi pembobol kas daerah ini, atau kasus ini kembali menguap dan selesai hanya dengan surat komitmen di atas meterai?” pungkasnya.(TIM)

Berita Terkait

Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana
Warga dan Satgas TMMD Antusias bangun 5 Unit RTLH di Kampung Gajah

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:00 WIB

Pererat Kemitraan dengan Forkopimda dan Lintas Sektor, PWI Nagan Raya Gelar Makan Siang Bersama

Senin, 2 November 2026 - 13:26 WIB

Kapolres Nagan Raya Berikan Penghargaan kepada 63 Personel Berprestasi, Apresiasi Dedikasi dan Kinerja dalam Pelaksanaan Tugas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 02:20 WIB

Jamaluddin Idham Raih Penghargaan JAB Award 2026 sebagai Wakil Rakyat Responsif dan Aspiratif

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Dekat dengan Masyarakat, Brimob Kompi 2 Batalyon C Pelopor Tebar Kebaikan di Nagan Raya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Temui Nelayan Gosong Telaga Aceh Singkil, Jamaluddin Idham: Suara Masyarakat Pesisir Harus Didengar dan Diperjuangkan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Masjid Giok Jadi Pusat Peringatan Milad GAM ke-50 di Nagan Raya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Sumpah Pemuda ke-98, Arief Martha Rahadyan Serukan Aksi Nyata Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Sambangi Petani di Sawah, Jamaluddin Idham Siap Perjuangkan Alsintan dan Infrastruktur Pertanian Simeulue

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB