slot preparation.lsrs.lu

Hasil Sadapan Listyo Sigit Prabowo Dikirimkan Ke Solo, Mahfud MD Soroti Desain Sistematis di Balik Pusaran Politik

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 5 November 2026 - 01:13 WIB

5054 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA |  Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menyoroti adanya dugaan desain sistematis di balik rangkaian peristiwa hukum dan politik yang terjadi akhir-akhir ini, termasuk skandal penyadapan ilegal yang menyeret mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Sorotan tersebut disampaikan Mahfud dalam sebuah diskusi yang tayang di kanal YouTube Mahfud MD Lovers, dikutip dari kanal Mahfud MD Lovers. Dalam pembahasannya, Mahfud mengungkapkan adanya temuan terkait produk hasil penyadapan yang disebut-sebut bermuara hingga ke wilayah Solo, yang kemudian dianalisis untuk menentukan langkah-langkah politik tertentu.

Mahfud menilai peristiwa yang terjadi pada tanggal 30 Oktober 2026 tersebut bukanlah sebuah kebetulan, melainkan bagian dari desain terencana yang melibatkan koordinasi cepat antara pengungkapan kasus, keputusan Mahkamah Agung terkait kasasi, hingga distribusi perkara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyoroti bagaimana penanganan terhadap pihak-pihak yang diduga melakukan penyadapan dilakukan secara beriringan dengan proses hukum penting lainnya. Pola yang terbaca tersebut, menurut Mahfud, mengindikasikan adanya skenario yang telah dirancang secara sistematis.

Menurutnya, jika proses hukum ini tidak segera diselesaikan secara tuntas, maka upaya untuk menjaga stabilitas politik akan kembali terhambat. Mahfud mengingatkan pengalaman pergantian pimpinan kepolisian di masa lalu yang kerap mengalami kegagalan akibat bocornya informasi melalui praktik penyadapan tersebut.

Di sisi lain, Mahfud memberikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang dinilai berani mengambil langkah pembersihan di internal institusi kepolisian. Langkah tersebut, kata Mahfud, sulit terjadi tanpa adanya dorongan kuat dari pimpinan tertinggi Polri atas arahan Presiden Prabowo Subianto. Mutasi besar-besaran yang mencakup ratusan personel kepolisian dianggap sebagai bentuk nyata upaya menyingkirkan elemen yang selama ini disinyalir bermain dalam ranah politik dan membelakangi hukum.

Meskipun mendukung tindakan pembersihan tersebut, Mahfud mengingatkan pentingnya pendekatan yang lebih strategis dalam mengelola sumber daya manusia di tubuh Polri. Ia merujuk pada teori Sun Tzu agar pimpinan Polri tidak sekadar membuang pihak yang berseberangan, melainkan merangkul mereka kembali demi persatuan dan soliditas institusi.

Lebih jauh, Mahfud memberikan peringatan keras mengenai potensi tindakan makar dalam upaya politik yang sempat mencuat. Ia menilai narasi-narasi di ruang publik tampak sengaja menggiring opini untuk menjatuhkan posisi Prabowo Subianto sebagai kepala negara. Mahfud menegaskan setiap upaya untuk menggoyahkan pemerintah secara inkonstitusional memiliki konsekuensi hukum yang sangat berat, termasuk ancaman pidana mati, yang nantinya akan dibuktikan melalui proses pengadilan.

Sebagai penutup, Mahfud mengingatkan bahwa kekuasaan bersifat sementara dan akan selalu berputar. Ia menekankan kepada para aparat dan pemangku kebijakan untuk selalu menjaga integritas serta kejujuran dalam memimpin, sebab kearifan lokal dan nilai-nilai ketuhanan dalam ideologi Pancasila akan selalu membawa perubahan bagi mereka yang bertindak sewenang-wenang. (*)

Berita Terkait

Mantan Kapolri Jadi Tersangka Kasus Penyadapan, Mahfud MD Soroti Dugaan Makar
Skandal Penyadapan Mantan Kapolri: Antara Pelanggaran Prosedur dan Narasi Makar yang Dipaksakan
Dugaan Penyadapan Oleh Mantan Kapolri Dinilai Belum Penuhi Unsur Makar
Listyo Tiga Kali Nyaris Dicopot, Mahfud MD Bongkar Peran Jokowi di Balik Tarik Ulur Pergantian Kapolri
Polisi Dalami Motif Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Tiga Jenderal Jadi Tersangka
Polemik Bendera Aceh Berlarut, Anggota DPR Asal Aceh Ingatkan Ancaman Terhadap Perdamaian
Potensi Pemeriksaan Jokowi dalam Kasus Penyadapan Presiden Prabowo: Ujian Integritas Penegak Hukum
Menko Polkam Dudung Abdurachman Pastikan Stabilitas Nasional Tetap Aman di Tengah Kasus Dugaan Penyadapan Presiden

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 01:38 WIB

Mantan Kapolri Jadi Tersangka Kasus Penyadapan, Mahfud MD Soroti Dugaan Makar

Kamis, 5 November 2026 - 01:31 WIB

Skandal Penyadapan Mantan Kapolri: Antara Pelanggaran Prosedur dan Narasi Makar yang Dipaksakan

Kamis, 5 November 2026 - 01:26 WIB

Dugaan Penyadapan Oleh Mantan Kapolri Dinilai Belum Penuhi Unsur Makar

Kamis, 5 November 2026 - 01:20 WIB

Listyo Tiga Kali Nyaris Dicopot, Mahfud MD Bongkar Peran Jokowi di Balik Tarik Ulur Pergantian Kapolri

Kamis, 5 November 2026 - 01:13 WIB

Hasil Sadapan Listyo Sigit Prabowo Dikirimkan Ke Solo, Mahfud MD Soroti Desain Sistematis di Balik Pusaran Politik

Rabu, 4 November 2026 - 23:47 WIB

Polemik Bendera Aceh Berlarut, Anggota DPR Asal Aceh Ingatkan Ancaman Terhadap Perdamaian

Rabu, 4 November 2026 - 23:03 WIB

Potensi Pemeriksaan Jokowi dalam Kasus Penyadapan Presiden Prabowo: Ujian Integritas Penegak Hukum

Rabu, 4 November 2026 - 22:55 WIB

Menko Polkam Dudung Abdurachman Pastikan Stabilitas Nasional Tetap Aman di Tengah Kasus Dugaan Penyadapan Presiden

Berita Terbaru