BANDA ACEH — Sebagai bentuk nyata dari pengabdian kepada masyarakat dan perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Syiah Kuala (USK) sukses menyelenggarakan kegiatan sosial bertajuk “Sigap Darurat: Dompet Darurat”. Aksi kepedulian yang menyasar anak-anak usia sekolah dasar ini dilaksanakan pada Sabtu, 31 Oktober 2026, bertempat di ruang kelas 5 Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Lamgugob, Banda Aceh.
Kegiatan yang berlangsung produktif dari pukul 09.00 hingga 10.45 WIB ini diinisiasi oleh sekelompok mahasiswa Ilmu Komunikasi USK dari Kelompok 3, yang terdiri dari Ananda Pratama Putra, Aroyyan Muzky, Muhammad Luthfi Nawawi Maulana, Raina Alya Sahwa, Tiara Nadhiva, dan Ummi. Mengangkat semangat empati dan kesiapsiagaan dini, program ini dirancang khusus untuk memberikan edukasi keselamatan bagi anak-anak sejak usia sekolah.
Luaran (output) utama dari kegiatan ini adalah pembagian Kartu Darurat kepada para siswa. Kartu portabel yang inovatif ini dirancang agar muat di dalam dompet atau tas sekolah anak, berisi ruang informasi personal penting seperti nama siswa, nomor kontak darurat orang tua atau wali yang dapat dihubungi saat terjadi musibah, informasi golongan darah, hingga riwayat alergi obat.
Selain data personal, kartu tersebut juga dilengkapi dengan nomor-nomor telepon penting yang siaga setiap saat, seperti nomor kepolisian, ambulans, dan pemadam kebakaran.
Melalui kegiatan interaktif ini, para mahasiswa membimbing langsung para siswa kelas 5 MIS Lamgugob tentang cara pengisian data serta pentingnya menyimpan kartu tersebut. Langkah edukatif ini diharapkan mampu membangun kesadaran (awareness) serta ketangguhan anak-anak dalam menghadapi situasi darurat di mana pun mereka berada.
Aksi sosial “Sigap Darurat” ini menjadi bukti konkret bahwa mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP USK berkomitmen hadir langsung membawa dampak positif dan solusi nyata di tengah-tengah masyarakat.








































