slot preparation.lsrs.lu

Banjir Bandang Setinggi Dada Terjang Desa Badak Gayo Lues, Jalan dan Rumah Warga Terendam Air Keruh

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:18 WIB

50234 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES – Banjir bandang dengan arus deras menerjang Desa Badak, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, Selasa sore, 28 Oktober 2026. Berdasarkan pantauan di lapangan, air coklat keruh setinggi dada orang dewasa merendam jalan utama desa, rumah warga, toko, hingga lahan pertanian.

Pantauan sore tadi sekitar pukul 17.00 WIB menunjukkan seluruh badan jalan di Desa Badak tertutup luapan. Air mengalir deras membawa kayu, papan, sandal, dan perabot rumah tangga. Beberapa toko dengan spanduk merah di tepi jalan terendam hingga bagian etalase, dan pagar besi pembatas jalan nyaris tidak terlihat karena tingginya air.

Warga terlihat menerobos banjir sambil menggendong barang dan anak-anak. Suara kepanikan terdengar, warga berulang kali mengucap Ya Allah dan Allahu Akbar saat air terus naik. Seorang warga dengan kaos gelap garis merah terlihat merekam sambil berjalan di tengah arus yang mencapai dada. Di dalam rumah, tumpukan karung beras dan barang dagangan sudah terendam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini memperkuat dokumentasi yang beredar melalui tautan

yang merekam situasi yang sama dari sudut berbeda di Desa Badak sore tadi.

Secara wilayah, Desa Badak berada di jalur hulu Daerah Aliran Sungai Krueng Tripa. Hulu sungai Krueng Tripa berada di Kabupaten Gayo Lues dan bermuara ke Samudera Hindia melewati Kabupaten Nagan Raya, dengan panjang alur mencapai ratusan kilometer. DAS ini melintasi Gayo Lues di hulu dan Nagan Raya di hilir, sehingga luapan di Badak menjadi penanda bahaya bagi wilayah hilir.

Masalah utama DAS Tripa adalah banjir yang terjadi 4 sampai 6 kali dalam setahun dan menimbulkan kerugian harta benda bagi warga. Pola bencana hidrometeorologi ini terus berulang setiap musim hujan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, warga meminta agar pemerintah pusat tidak tutup mata terhadap bencana hidrometeorologi di jalur Sungai Tripa. Warga menilai kejadian sore tadi tidak bisa lagi dijawab dengan bantuan darurat saja. Mereka mendesak normalisasi alur sungai, pembangunan tanggul pengaman, sistem peringatan dini, dan pemulihan daerah tangkapan air di hulu Gayo Lues.

Hingga Selasa malam, warga masih bersiaga di lokasi. Arus belum sepenuhnya surut dan curah hujan di wilayah pegunungan masih tinggi, sehingga potensi banjir susulan masih terbuka. (RED)

Berita Terkait

Rating Google 4,8, Keluhan Pasien RSUMAK Gayo Lues Justru Muncul, Fasilitas Medis Dipertanyakan
Keluarga Pasien Keluhkan IPAL, Radiologi, dan Air Bersih RSUMAK Gayo Lues, Direktur Tak Beri Tanggapan
Tim Wasev Kunjungi Lokasi TMMD ke-130 TA 2026 Kodim 0113/Gayo Lues
Terpilih Secara Aklamasi, Deddy Yopiansyah Siap Kibarkan Panji Golkar Hingga Pelosok Kampung di Gayo Lues
Satgas TMMD Ke-130 dan Warga Membuat Sumur Bor untuk Masyarakat Desa Kampung Pepelah dan Kampung Gajah
Satreskrim Polres Gayo Lues Tangkap Terduga Pelaku Penimbunan BBM Bersubsidi
Plafon Ruang Bayi RSUMAK Gayo Lues Ambruk Saat Hujan Lebat Sore Ini, Bayi Dievakuasi ke Level I
Satreskrim Polres Gayo Lues Amankan Dua Pria Terlibat Judi Online

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Keluarga Pasien Keluhkan IPAL, Radiologi, dan Air Bersih RSUMAK Gayo Lues, Direktur Tak Beri Tanggapan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 02:44 WIB

Saksi Pelapor Ungkap Detail Pemeriksaan Ijazah Jokowi di Polda Metro Jaya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 02:40 WIB

600 Ton Beras Subsidi Disulap Jadi Premium di Jakarta Timur, Mentan Sidak dan Ancam Pecat Oknum

Kamis, 29 Oktober 2026 - 02:33 WIB

Hakim Putuskan Sidang Dugaan Pemerasan Febrie Adriansyah Berlanjut ke Tahap Pembuktian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 02:26 WIB

Penampakan 10 Tersangka Lab Sabu 1,2 Ton Saat Digiring ke Bareskrim Polri

Kamis, 29 Oktober 2026 - 02:21 WIB

Kolaborasi Lintas Negara Bongkar Laboratorium Narkotika Skala Besar di Aceh

Kamis, 29 Oktober 2026 - 02:13 WIB

KPK Geledah Kantor Bea Cukai Kudus dan Kantor PT Djarum Terkait Dugaan Korupsi Kepabeanan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 03:28 WIB

Wacana Redefinisi Korupsi Menguat, Pemerintah Pertimbangkan Under Invoicing Masuk Tindak Pidana

Berita Terbaru