slot preparation.lsrs.lu

Kolaborasi Lintas Negara Bongkar Laboratorium Narkotika Skala Besar di Aceh

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 02:21 WIB

50225 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Operasi gabungan yang melibatkan aparat penegak hukum dari Indonesia dan Tiongkok berhasil membongkar jaringan produksi narkotika jenis sabu skala besar yang beroperasi di wilayah Banda Aceh. Pengungkapan kasus ini merupakan hasil dari pertukaran informasi intelijen yang intensif serta koordinasi lintas negara yang melibatkan Polri, Badan Narkotika Nasional, Bea Cukai, serta dukungan dari Komisi Nasional Pengendali Narkotika Tiongkok dan kepolisian Malaysia.

Dalam penggerebekan tersebut, petugas berhasil menyita barang bukti berupa sabu seberat 1,2 ton yang diproduksi di sebuah laboratorium gelap (clandestine lab). Sebanyak 11 orang tersangka ditangkap di lokasi laboratorium di Aceh. Selain itu, pihak otoritas di Tiongkok juga telah mengamankan 7 orang tersangka lainnya yang diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan yang sama, sehingga total tersangka yang berhasil diringkus mencapai 18 orang.

Kerja sama penegakan hukum ini memuncak pada tindakan represif yang dilakukan pada 21 Oktober 2025. Penyelidikan awal atas jaringan ini sendiri telah berlangsung selama lebih dari satu tahun, setelah pihak Tiongkok mendeteksi adanya pergerakan mencurigakan terkait penyelundupan narkotika cair dari wilayah Myanmar, Thailand, dan Laos yang ditujukan ke Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengembangan kasus secara mendalam untuk memburu aktor intelektual serta pendana utama di balik jaringan tersebut. Selain laboratorium di Aceh, aparat juga telah menyita satu kapal yang diduga digunakan untuk mendukung logistik jaringan ini dan mengamankan pemilik kapal berkewarganegaraan Malaysia sebagai bagian dari proses hukum lebih lanjut. Operasi ini menjadi bukti nyata komitmen kedua negara dalam memberantas peredaran narkotika transnasional yang mengancam stabilitas kawasan.

Berita Terkait

KPK Periksa Komisaris Swasta Terkait Dugaan Konflik Kepentingan Pengadaan di BNPB
Keluarga Pasien Keluhkan IPAL, Radiologi, dan Air Bersih RSUMAK Gayo Lues, Direktur Tak Beri Tanggapan
Saksi Pelapor Ungkap Detail Pemeriksaan Ijazah Jokowi di Polda Metro Jaya
600 Ton Beras Subsidi Disulap Jadi Premium di Jakarta Timur, Mentan Sidak dan Ancam Pecat Oknum
Hakim Putuskan Sidang Dugaan Pemerasan Febrie Adriansyah Berlanjut ke Tahap Pembuktian
Penampakan 10 Tersangka Lab Sabu 1,2 Ton Saat Digiring ke Bareskrim Polri
KPK Geledah Kantor Bea Cukai Kudus dan Kantor PT Djarum Terkait Dugaan Korupsi Kepabeanan
Wacana Redefinisi Korupsi Menguat, Pemerintah Pertimbangkan Under Invoicing Masuk Tindak Pidana

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Keluarga Pasien Keluhkan IPAL, Radiologi, dan Air Bersih RSUMAK Gayo Lues, Direktur Tak Beri Tanggapan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 02:44 WIB

Saksi Pelapor Ungkap Detail Pemeriksaan Ijazah Jokowi di Polda Metro Jaya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 02:40 WIB

600 Ton Beras Subsidi Disulap Jadi Premium di Jakarta Timur, Mentan Sidak dan Ancam Pecat Oknum

Kamis, 29 Oktober 2026 - 02:33 WIB

Hakim Putuskan Sidang Dugaan Pemerasan Febrie Adriansyah Berlanjut ke Tahap Pembuktian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 02:26 WIB

Penampakan 10 Tersangka Lab Sabu 1,2 Ton Saat Digiring ke Bareskrim Polri

Kamis, 29 Oktober 2026 - 02:21 WIB

Kolaborasi Lintas Negara Bongkar Laboratorium Narkotika Skala Besar di Aceh

Kamis, 29 Oktober 2026 - 02:13 WIB

KPK Geledah Kantor Bea Cukai Kudus dan Kantor PT Djarum Terkait Dugaan Korupsi Kepabeanan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 03:28 WIB

Wacana Redefinisi Korupsi Menguat, Pemerintah Pertimbangkan Under Invoicing Masuk Tindak Pidana

Berita Terbaru