slot preparation.lsrs.lu

Ada Apa di Balik Rapat Wantimpres dan Menkeu: Tantangan Fiskal dan Beban Subsidi

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:10 WIB

50121 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA |  Pengelolaan keuangan negara di penghujung 2026 kembali menuai sorotan tajam di tengah transisi fiskal yang menuntut efisiensi tinggi. Berdasarkan paparan dalam rapat pleno ketiga Dewan Pertimbangan Presiden yang berlangsung pada Kamis, 22 Oktober 2026, urgensi pengelolaan anggaran negara menjadi sangat krusial demi menjaga stabilitas ekonomi sekaligus memastikan keberlanjutan program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menteri Keuangan Suahasil Nazara menekankan bahwa tiga fungsi utama APBN—alokasi, distribusi, dan stabilisasi—harus dijalankan secara disiplin agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama dalam sektor pendidikan, kesehatan, dan ketahanan pangan.

Dalam forum tersebut, Ketua Wantimpres Pratikno menggarisbawahi bahwa kebijakan fiskal bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan instrumen yang memiliki dampak sistemik terhadap politik, hukum, keamanan, hingga kesejahteraan sosial. Realisasi anggaran hingga September 2026 menunjukkan pendapatan negara mencapai Rp 2.341,7 triliun dengan belanja negara menyentuh angka Rp 2.660,5 triliun. Anggota Wantimpres Bambang Soesatyo secara kritis menyoroti dinamika ini, sembari mendesak pemerintah agar lebih agresif dalam menciptakan lapangan kerja dan menjaga daya beli masyarakat yang kini tertekan oleh kondisi ekonomi global.

Ketegangan fiskal semakin terasa mengingat kesepakatan APBN 2027 yang telah disahkan melalui undang-undang pada 29 September 2026 menetapkan belanja negara sebesar Rp 4.106,26 triliun. Tantangan terbesar kini terletak pada pengurangan alokasi subsidi energi yang menyasar BBM tertentu dan LPG tabung 3 kg. Dengan pemangkasan subsidi tersebut, pemerintah dihadapkan pada pertaruhan besar: di satu sisi harus menjaga disiplin anggaran, namun di sisi lain berisiko menambah beban hidup masyarakat jika penyaluran bantuan sosial dan layanan publik tidak dilakukan secara presisi dan tepat sasaran. Publik kini menanti bukti bahwa pengelolaan uang negara benar-benar berorientasi pada kepentingan rakyat, bukan sekadar pemenuhan target administratif yang mengabaikan daya tahan ekonomi kelompok rentan. (*)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar
Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden
Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor
Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar
Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:10 WIB

YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar

Rabu, 4 November 2026 - 04:06 WIB

Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru