slot preparation.lsrs.lu

Prabowo Siapkan Dana Rp 400 Triliun untuk 28 Juta Keluarga di Indonesia

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 01:41 WIB

50151 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Pemerintah Indonesia telah menyusun rencana strategis untuk menyalurkan bantuan dana sebesar Rp 400 triliun yang menyasar 28 juta keluarga di berbagai pelosok Tanah Air. Kebijakan ini diambil sebagai upaya nyata untuk meningkatkan pendapatan serta daya beli masyarakat, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan.

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rencana tersebut saat membuka acara Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah di JIExpo, Jakarta, pada Kamis, 22 Oktober 2026. Dalam arahannya, Presiden menekankan bahwa sasaran utama dari program ini meliputi para petani, nelayan, masyarakat di pedesaan, serta warga yang berada di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Selain itu, bantuan tersebut juga ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah di perkotaan guna memastikan pemerataan ekonomi yang lebih inklusif.

Berdasarkan pemaparan tersebut, pemerintah menargetkan agar kekayaan sumber daya alam Indonesia dapat dikelola secara optimal dan memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan rakyat, bukan sekadar menjadi slogan. Presiden menegaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada komitmen pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, dalam menjaga dan mengamankan aset negara agar dapat dikelola demi kemakmuran rakyat secara luas. Selain menyasar 28 juta kepala keluarga, yang jika dikalkulasikan setara dengan sekitar 100 juta jiwa, pemerintah juga terus berupaya memperluas akses kredit rakyat sebagai bagian dari langkah masif untuk mendorong kemandirian ekonomi nasional. (*)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar
Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden
Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor
Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar
Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:10 WIB

YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar

Rabu, 4 November 2026 - 04:06 WIB

Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru