slot preparation.lsrs.lu

Bongkar Praktik Kamar Mewah dan Pungli di Lapas Cibinong, Penghuni ‘Kelas Atas’ Nikmati Fasilitas Istimewa

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 25 September 2026 - 07:55 WIB

50283 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor, Jawa Barat, jadi sorotan gara-gara dugaan praktik hunian mewah ala apartemen dan pungli yang menyeret nama-nama narapidana kelas kakap. Di balik dinding penjara yang seharusnya jadi tempat pembinaan, justru terkuak temuan fasilitas premium hingga pungutan liar yang bikin geleng-geleng kepala.

Inspeksi mendadak dari Ombudsman RI pada Rabu (23/9/2026) jadi titik awal terbongkarnya tabir praktik tak wajar di dalam Lapas Cibinong. Tim Ombudsman menemukan fakta adanya kamar khusus dengan standar kenyamanan bak apartemen yang diduga diperjualbelikan. Penghuni kamar istimewa ini, yang tak jarang merupakan narapidana kasus besar, disebut membayar sejumlah uang agar bisa tinggal di klaster ‘eksklusif’.

“Menurut pengakuan salah satu penghuni, memang ada pembayaran tertentu agar bisa menempati kamar tersebut. Angkanya belum disebut, tapi jelas ada praktik komersialisasi di dalam penjara,” terang anggota Ombudsman RI, Syafrida Rachmawati Rasahan di kantor Ombudsman, Kamis (24/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lapas Cibinong sendiri dihuni para terpidana papan atas, mulai dari mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo, mitranya Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf, hingga Harvey Moeis, terpidana kasus megakorupsi timah, serta mantan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

Tak cuma soal kamar istimewa, inspeksi Ombudsman juga menguak adanya dugaan pungli di lingkungan lapas. Keluarga narapidana yang ingin membesuk mengaku harus membayar sejumlah uang setiap minggunya. Sayang, Syafrida belum bisa memastikan siapa pelaku pungli lantaran nominal dan alur pembayaran masih didalami lebih lanjut.

“Setiap minggu ada pungli, tapi belum jelas itu diminta oleh petugas atau sesama napi,” lanjut Syafrida.

Kini, Ombudsman bakal terus mengusut praktik penyimpangan tersebut, sementara Lapas Cibinong terlanjur jadi perhatian. Kasus ini memicu pertanyaan besar: bagaimana pengawasan dan integritas lembaga pemasyarakatan di Indonesia ketika ruang pembinaan justru jadi lahan bisnis yang menindas warga binaannya sendiri? (*)

Berita Terkait

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar
Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden
Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor
Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar
Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 13:05 WIB

Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 12:37 WIB

Warga dan Satgas TMMD Antusias bangun 5 Unit RTLH di Kampung Gajah

Berita Terbaru