slot preparation.lsrs.lu

Presiden Prabowo Subianto Segera Bentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 25 September 2026 - 01:14 WIB

50298 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA |  Langkah strategis untuk mengatasi persoalan kebakaran lahan dan tata kelola ekosistem gambut di Indonesia mulai menemui titik terang. Presiden Prabowo Subianto secara resmi menyetujui pembentukan Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional sebagai satu-satunya lembaga otoritas yang akan mengintegrasikan data, izin, serta strategi mitigasi bencana terkait lahan gambut dan mangrove di tanah air.

Kebijakan tersebut diputuskan setelah Presiden melakukan diskusi mendalam dengan sejumlah akademisi, pakar, serta peneliti dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga riset di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 24 September 2026. Dalam pertemuan tersebut, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menjelaskan bahwa pelibatan komunitas saintis merupakan upaya pemerintah untuk memperkuat kebijakan berbasis data dan hasil riset, sehingga penanganan lahan gambut tidak lagi dilakukan secara parsial.

Keberadaan badan baru ini diharapkan dapat mempermudah koordinasi lintas sektoral yang selama ini dianggap menjadi kendala dalam pengelolaan lebih dari 33 juta hektare lahan gambut di Indonesia. Selain fokus pada aspek kelembagaan, Presiden juga mengarahkan agar pemetaan komprehensif segera dilakukan untuk mengidentifikasi karakteristik lahan, guna menentukan kawasan yang tepat untuk budidaya tanaman, perikanan, maupun fungsi konservasi lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam upaya preventif menangani kebakaran hutan dan lahan, pemerintah akan memperkuat kembali pendekatan berbasis masyarakat melalui unit Masyarakat Peduli Api. Berdasarkan kajian para ahli, masyarakat yang berada di lokasi terdekat dengan titik rawan memiliki peran paling krusial dalam respons awal yang efektif dan efisien. Pemerintah juga akan mengadopsi berbagai praktik baik dari kearifan lokal serta teknologi mitigasi, seperti pembangunan pompa air cepat dan skema penanganan kebakaran melalui jalur udara, yang akan diintegrasikan dalam kurikulum edukasi serta sistem operasional badan tersebut ke depannya. (*)

Berita Terkait

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar
Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden
Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor
Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar
Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 13:05 WIB

Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 12:37 WIB

Warga dan Satgas TMMD Antusias bangun 5 Unit RTLH di Kampung Gajah

Berita Terbaru