slot preparation.lsrs.lu

Skandal Kamar Mewah di Lapas Cibinong: Komersialisasi Ruang Tahanan yang Melukai Keadilan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 24 September 2026 - 22:07 WIB

50150 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA |  Praktik jual beli fasilitas dan dugaan pungutan liar (pungli) kembali mencoreng wajah lembaga pemasyarakatan di Indonesia. Ombudsman Republik Indonesia mengungkap adanya temuan sedikitnya 10 kamar eksklusif dengan fasilitas mewah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Bogor, Jawa Barat. Fasilitas yang seharusnya tidak tersedia bagi warga binaan ini disinyalir sengaja dikomersialkan oleh pihak tertentu di dalam penjara untuk keuntungan pribadi.

Temuan memprihatinkan ini terungkap saat tim Ombudsman melakukan inspeksi mendadak pada hari Rabu, 23 September 2026. Dalam sidak tersebut, tim menemukan warga binaan yang menghuni ruangan-ruangan khusus tersebut mengakui secara langsung bahwa mereka harus membayar sejumlah uang kepada pihak Lapas agar bisa mendapatkan akses ke fasilitas istimewa tersebut. Tidak hanya itu, tim Ombudsman juga sempat menghadapi hambatan berupa aksi penghalangan dan dorongan dari petugas saat mencoba memeriksa kamar-kamar yang diduga menjadi objek komersialisasi.

Selain praktik sewa kamar, Ombudsman juga mengantongi informasi mengenai adanya dugaan pungli yang menargetkan keluarga warga binaan yang sedang berkunjung. Berdasarkan penuturan pengunjung, mereka kerap diminta menyetor sejumlah uang secara rutin setiap minggunya, meskipun hingga saat ini belum dipastikan apakah praktik tersebut dilakukan oleh oknum petugas atau sesama warga binaan. Anggota Ombudsman, Syafrida Rasahan, menegaskan bahwa lembaganya akan mendalami kasus ini secara menyeluruh untuk mengungkap aktor di balik sistem komersialisasi yang sistematis di dalam Lapas tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fenomena ini menjadi tamparan keras bagi integritas sistem pemasyarakatan yang seharusnya mengedepankan kesetaraan perlakuan, bukan diskriminasi berdasarkan kekuatan ekonomi. Komersialisasi ruang tahanan ini tidak hanya mencederai rasa keadilan masyarakat, tetapi juga menunjukkan lemahnya pengawasan internal yang memungkinkan oknum leluasa memperjualbelikan fasilitas negara demi kepentingan komersial. (*)

Berita Terkait

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar
Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden
Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor
Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar
Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:27 WIB

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terbaru