slot preparation.lsrs.lu

Advokat Firdaus Oiwobo Tantang Debat Terbuka Terkait Gugatan Ijazah Wakil Presiden

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 24 September 2026 - 08:32 WIB

50232 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Advokat Firdaus Oiwobo secara terbuka melayangkan kritik tajam terhadap gugatan yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi terkait syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dalam pernyataannya, Firdaus mempertanyakan landasan hukum serta urgensi dari langkah hukum yang ditempuh oleh para pemohon, khususnya yang melibatkan tokoh seperti Denny Indrayana dan Refly Harun. Ia menilai gugatan tersebut tidak memiliki dasar konstitusional yang kuat untuk memakzulkan seorang wakil presiden yang telah resmi menjalankan mandat negara.

Kritik keras ini disampaikan Firdaus pada Selasa, 22 September 2026, sebagai respons atas manuver hukum yang ia anggap hanya akan menimbulkan kegaduhan publik tanpa hasil yang nyata. Menurutnya, Presiden dan Wakil Presiden yang telah disumpah menurut konstitusi tidak dapat dilengserkan melalui proses hukum yang tidak berdasar. Firdaus bahkan menuding para pihak yang terlibat dalam gugatan ini sengaja menciptakan polemik demi kepentingan politik tertentu, sembari menyinggung rekam jejak para tokoh yang ia kritik.

Sebagai bentuk tantangan atas kredibilitas argumen hukum yang dibangun, Firdaus mengajak Denny Indrayana dan Refly Harun untuk melakukan debat terbuka di televisi. Ia menuntut penjelasan transparan mengenai dasar hukum yang digunakan, mengingat status hukum Gibran sebagai pejabat negara yang sah sudah melalui prosedur verifikasi ketat sebelum dilantik. Baginya, proses hukum yang diajukan saat ini adalah langkah sia-sia yang justru merugikan masyarakat karena terus disuguhi isu yang dianggapnya sebagai pengulangan dari narasi lama yang sebelumnya telah terbantahkan. (*)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar
Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden
Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor
Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar
Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:27 WIB

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terbaru