slot preparation.lsrs.lu

Pemerintah Berpacu dengan Waktu, Sektor Tekstil dan Perjanjian IEU-CEPA Jadi Sorotan Utama

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 23 September 2026 - 05:05 WIB

50277 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA |  Presiden Prabowo Subianto secara tegas menginstruksikan percepatan penyelesaian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) guna memperluas akses pasar ekspor nasional di tengah tantangan ekonomi global. Arahan tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, yang berlangsung pada Selasa, 22 September 2026.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah tengah memacu penyelesaian kelengkapan dokumen dalam bahasa Inggris agar segera dapat diproses di Parlemen Eropa, sebelum akhirnya masuk ke tahap ratifikasi nasional. Upaya ini menjadi krusial di tengah upaya pemerintah menopang industri tekstil dan produk tekstil (TPT) domestik yang kontribusinya terhadap PDB tercatat masih berada di angka 0,97 persen dengan menyerap empat juta tenaga kerja.

Di balik target ratifikasi perjanjian dagang tersebut, industri tekstil dalam negeri sebenarnya tengah menghadapi dilema struktural yang serius. Data menunjukkan ketergantungan yang tinggi pada impor bahan baku sebesar 8,4 miliar dolar AS, berbanding terbalik dengan ekspor bahan baku yang hanya mencapai 3,1 miliar dolar AS. Kesenjangan ini memaksa pemerintah untuk segera melakukan harmonisasi tarif dari hulu ke hilir serta penertiban impor ilegal, seperti pakaian bekas (balpres) dan impor kiloan yang selama ini menggerus pasar produsen lokal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam merespons kondisi sektor yang sempat dianggap sebagai industri “sunset” ini, pemerintah melalui Danantara dan Kementerian terkait kini tengah menyusun skema kebijakan komprehensif, mulai dari restrukturisasi perusahaan, kemudahan sertifikasi halal untuk bahan baku kulit, hingga relaksasi pajak dan insentif perbankan untuk modernisasi mesin-mesin produksi yang sudah usang. Langkah ini dinilai mendesak agar produk garmen Indonesia, yang sebenarnya berkinerja ekspor cukup kuat, dapat kembali memiliki daya saing global melalui efisiensi teknologi dan integrasi hulu-hilir yang lebih terukur. (*)

Berita Terkait

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar
Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden
Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor
Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar
Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:27 WIB

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terbaru