JAKARTA | Ketegangan mewarnai rapat dengar pendapat umum panitia kerja pengembangan ekosistem dan daya saing industri kendaraan listrik nasional di Gedung DPR, Jakarta, pada Senin (21/9). Anggota Komisi VII DPR dari Fraksi NasDem, Yoyok Riyo Sudibyo, melontarkan kritik tajam kepada pemerintah yang dinilai tidak konsisten dalam mendukung kemandirian industri kendaraan listrik di dalam negeri.
Yoyok secara emosional mempertanyakan keberpihakan negara yang justru mempermudah masuknya produk kendaraan listrik impor ke Indonesia. Menurutnya, langkah pemerintah yang membuka keran impor secara luas justru melemahkan posisi tawar industri nasional yang sedang merintis pengembangan ekosistem kendaraan ramah lingkungan tersebut. Ia menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi tuan rumah di tanah sendiri, namun potensi ini terhambat oleh kebijakan yang dinilai berorientasi pada keuntungan jangka pendek pihak tertentu yang ingin mendapatkan uang cepat.
Dalam paparannya, mantan perwira militer ini menyoroti bahwa alih-alih memberikan perlindungan bagi produsen domestik, kebijakan pemerintah saat ini justru membanjiri pasar dengan produk luar. Yoyok mendesak pemerintah agar memberikan dukungan nyata dan penuh kepada para pelaku industri lokal, alih-alih sekadar berbicara mengenai momentum pengembangan kendaraan listrik. Ia mengingatkan bahwa jika pemerintah mampu menunjukkan ketegasan dalam membatasi impor dan mendukung industri nasional, maka kepercayaan publik serta pembiayaan akan datang dengan sendirinya.
Menanggapi kritik keras tersebut, perwakilan pemerintah yang hadir dalam rapat, Moeldoko, menjelaskan sejumlah langkah yang tengah ditempuh untuk membangun ekosistem kendaraan listrik. Program tersebut mencakup penyelenggaraan konferensi internasional yang melibatkan pakar dunia, hingga pengembangan teknologi kendaraan listrik untuk sektor maritim dan transportasi udara seperti drone. Pihaknya juga mengklaim sedang melakukan sosialisasi intensif di lingkungan universitas untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya transisi menuju kendaraan listrik di masa depan.








































