slot preparation.lsrs.lu

Celah Keamanan Pangan dalam Program MBG

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 22 September 2026 - 04:58 WIB

50236 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA |  Negara akhirnya mengalokasikan anggaran khusus bagi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebesar Rp509 miliar untuk mengawasi keamanan pangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahun 2027. Keputusan ini diambil setelah lembaga pengawas tersebut selama ini tidak memiliki anggaran operasional yang memadai untuk melakukan pengujian sampel makanan secara berkala, yang membuat pengawasan pangan menjadi titik lemah dalam distribusi makan bergizi bagi siswa.

Kesepakatan penganggaran ini dicapai dalam rapat bersama Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat dan Badan Gizi Nasional pada Kamis, 17 September 2026. Meski nominal yang disetujui masih jauh dari usulan awal BPOM yang mencapai Rp1,2 triliun, langkah ini dinilai mendesak mengingat tingginya angka insiden kesehatan yang terjadi selama program berjalan. Kementerian Kesehatan mencatat sebanyak 53.000 korban dari 584 kejadian keracunan makanan yang tersebar di 245 kabupaten atau kota di 33 provinsi sepanjang tahun 2026.

Kepala BPOM Taruna Ikrar menegaskan bahwa keterlibatan lembaganya dalam pengawasan program ini merupakan kewajiban yang diatur dalam Undang-Undang Pangan serta Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025. Dengan ketersediaan dana tersebut, BPOM merencanakan tiga pendekatan strategis, yakni pencegahan risiko, pengujian serta surveilans, hingga penelusuran tindak lanjut perbaikan. BPOM menargetkan pengujian terhadap 41.160 sampel makanan dari sekitar 27.000 dapur MBG untuk memetakan wilayah dengan risiko keamanan pangan tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, efektivitas pengawasan ini tetap menuai keraguan dari para ahli. Guru besar gizi masyarakat dan sumber daya keluarga dari IPB University, Ali Khamsan, mengingatkan bahwa pengawasan laboratorium hanyalah satu sisi dari persoalan. Menurutnya, titik kritis utama terletak pada tata kelola produksi dalam skala masif. Ali menyoroti bahwa satu dapur MBG yang memproduksi hingga 3.000 porsi per hari berisiko menurunkan kualitas makanan karena jeda waktu yang terlalu lama antara proses memasak hingga dikonsumsi oleh siswa. Ia mengusulkan agar volume produksi dibatasi maksimal 600 porsi per dapur guna menjamin kesegaran makanan, meski usulan tersebut diakui akan berbenturan dengan kepentingan pengelola dapur terkait insentif yang mereka terima. (*)

Berita Terkait

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar
Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden
Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor
Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar
Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:27 WIB

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terbaru