slot preparation.lsrs.lu

Teguran Damai dari Seorang Bocah SD untuk Presiden Terkait Etika Menghadapi Kritik

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 22 September 2026 - 04:06 WIB

50156 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA |  Sikap terbuka terhadap kritik kini kembali menjadi sorotan tajam di tengah kehidupan demokrasi Indonesia. Sabiq, seorang pelajar sekolah dasar yang kerap menjadi perbincangan karena pandangan kritisnya, secara terbuka melayangkan pesan menohok bagi para pemegang kekuasaan. Ia menegaskan bahwa jabatan seorang presiden tidak menjamin seseorang bebas dari kesalahan, sehingga kritik dari masyarakat justru menjadi elemen krusial untuk memperbaiki kebijakan dan integritas pemerintah.

Dalam sebuah pernyataan yang diunggah melalui media sosial pada Senin, 21 September 2026, Sabiq mengingatkan bahwa seorang pemimpin sejatinya harus mampu menahan diri dari kemarahan dan tidak melontarkan kata-kata kasar saat menghadapi perbedaan pandangan. Menurutnya, alih-alih bersikap reaktif atau memusuhi pengkritik, seorang pemimpin yang kuat seharusnya mampu menjawab kritik tersebut dengan penyajian data dan fakta yang akurat. Baginya, kritik tidak boleh disalahartikan sebagai bentuk kebencian, melainkan sebagai bagian dari proses pendewasaan demokrasi di mana pemimpin dituntut untuk berani berbicara sekaligus mau mendengar.

Pandangan ini mencuat ke publik tak lama setelah Presiden RI Prabowo Subianto meluapkan kekesalannya terhadap sejumlah pakar yang dinilai memfitnah dirinya. Dalam perayaan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional yang berlangsung di Jakarta pada pertengahan September 2026, Kepala Negara sempat mengeluarkan pernyataan dengan diksi yang dianggap kurang pantas saat menanggapi kritik para akademisi tersebut. Presiden bahkan sempat menyinggung perihal kejujuran intelektual dan menegaskan bahwa fitnah merupakan hal yang kejam, sembari menyatakan niatnya untuk mencatat perilaku pihak-pihak yang berseberangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kontras antara ketenangan seorang anak yang menuntut ruang demokrasi dan respons emosional seorang pemimpin negara ini menjadi potret nyata ketegangan antara pemerintah dan elemen kritis di masyarakat. Hingga saat ini, ruang bagi masyarakat untuk menyuarakan ketidaksetujuan tetap menjadi ujian besar bagi komitmen demokrasi yang dijunjung tinggi oleh bangsa ini. (*)

Berita Terkait

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar
Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden
Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor
Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar
Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:27 WIB

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terbaru