slot preparation.lsrs.lu

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Sebut Presiden Prabowo Terima Masukan Keliru Terkait Kasus Pemerasan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 18 September 2026 - 22:52 WIB

50170 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, melontarkan pernyataan mengejutkan saat menjalani proses pelimpahan perkara dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (18/9/2026). Di tengah pengawalan ketat petugas, Febrie secara terbuka menyinggung adanya disinformasi yang sampai ke meja Presiden Prabowo Subianto terkait kasus hukum yang kini menjerat dirinya.

Febrie meyakini bahwa Presiden Prabowo telah menerima masukan yang tidak tepat dan keliru mengenai duduk perkara pemerasan yang disangkakan kepadanya. Meskipun tidak merinci detail bentuk masukan tersebut, ia menegaskan bahwa tuduhan pemerasan itu tidak berdasar. Ia menantang agar seluruh substansi perkara diuji secara terbuka, transparan, dan jernih di muka persidangan kelak agar kebenaran dapat terungkap.

Selama 33 tahun berkarier sebagai jaksa, Febrie mengklaim dirinya tidak pernah tersangkut masalah etika maupun sanksi dari pihak pengawasan. Ia justru menyoroti rekam jejak prestasinya selama memimpin di Gedung Bundar, termasuk keberhasilan dalam menangani berbagai perkara besar dan upaya pemulihan aset negara yang signifikan. Baginya, situasi hukum yang ia hadapi saat ini merupakan dampak dari keterlibatannya dalam mengungkap kasus-kasus korupsi besar yang melibatkan pihak-pihak berpengaruh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih jauh, Febrie mengingatkan bahwa segala data dan informasi mengenai pihak-pihak yang terlibat dalam perkara korupsi besar telah tersimpan rapi dalam database di Gedung Bundar dan menjadi data abadi yang tidak bisa dimanipulasi. Ia pun menyatakan tidak pernah terlibat dalam praktik ilegal seperti kepemilikan izin usaha pertambangan, permintaan proyek pemerintah, konsesi sawit, maupun pengaturan kuota impor sebagaimana sering dikaitkan dengan namanya.

Di akhir pernyataannya, Febrie menitipkan harapan kepada para jaksa junior di Gedung Bundar agar tetap teguh dalam membela kepentingan rakyat dan menjaga integritas institusi demi kemakmuran bangsa, tanpa terpengaruh oleh kepentingan pihak tertentu yang mencoba mengaburkan fakta hukum. (*)

Berita Terkait

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar
Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden
Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor
Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar
Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:27 WIB

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terbaru