GAYO LUES | Kunjungan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo ke Kabupaten Gayo Lues dan Aceh Tenggara, Kamis (17/9/2026), menjadi penanda penting di tengah upaya pemulihan infrastruktur pascabencana banjir yang melanda kawasan tersebut. Dody Hanggodo, didampingi Bupati Aceh Tenggara Salim Fakhry, meninjau langsung progres rekonstruksi jalan dan jembatan di dua kabupaten yang mengalami kerusakan berat akibat bencana alam berulang.
Pada Kamis petang, rombongan menteri tiba di Aceh Tenggara dan langsung memantau salah satu titik banjir di ruas jalan dan jembatan strategis Kutacane–Medan, tepatnya di Desa Kuning Satu. Dalam kunjungan itu, Menteri PU memastikan progres perbaikan berjalan baik dan akan menjadi prioritas pemerintah pusat demi meningkatkan konektivitas antarwilayah provinsi Aceh, melancarkan mobilitas masyarakat, dan memperlancar distribusi logistik.
Selain meninjau Aceh Tenggara, Dody Hanggodo juga melihat langsung kondisi infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Gayo Lues. Kawasan ini, yang selama ini menghadapi tantangan berat akibat bencana berulang, kini benar-benar membutuhkan percepatan pemulihan karena terbatasnya kapasitas fiskal pemerintah daerah. Pemerintah Kabupaten Gayo Lues telah melakukan berbagai penanganan awal, namun korban dan kerusakan yang meluas mendorong perlunya dukungan pemerintah pusat secara optimal.
Menteri PU menegaskan, pemulihan infrastruktur di dua kabupaten ini menjadi prioritas nasional. Ia memberi perhatian khusus pada pembangunan tiga jembatan utama di Aceh Tenggara dan perbaikan akses jalan Kutacane–Gayo Lues. Proses rekonstruksi berjalan dengan progres yang dinilai baik, salah satu di antaranya adalah jembatan di Pante Dona yang ditargetkan rampung pada Desember mendatang. Sementara itu, pembangunan Jembatan Natam dan Jembatan Mbarung direncanakan mulai tahun 2027 mendatang, sejalan dengan target penyelesaian sebagian besar infrastruktur di Aceh Tenggara dan Gayo Lues.
Menurut Dody Hanggodo, pemulihan akses jalan dan jembatan di wilayah terdampak banjir tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga guna mendukung penguatan sektor perekonomian daerah. Selain dapat mempercepat arus barang dan jasa, konektivitas yang terjaga akan meningkatkan akses pendidikan serta layanan kesehatan masyarakat di wilayah pegunungan dan pelosok.
Upaya rekonstruksi di kedua kabupaten ini dinilai menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menangani kedaruratan bencana. Dukungan dari jajaran pemerintah daerah sangat diharapkan menteri agar proses pemulihan berjalan lancar dan berkelanjutan. Dody Hanggodo menekankan perlunya kolaborasi dan dukungan penuh dari pimpinan daerah, baik di Aceh Tenggara maupun Gayo Lues, beserta partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahap pelaksanaan. Dengan kerja bersama lintas pemerintahan, pemulihan infrastruktur pascabencana diharap dapat segera terwujud dan memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat di dua wilayah tersebut. (*)








































