JAKARTA, 15 September 2026 – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026). Suahasil, yang sebelumnya merupakan Wakil Menteri Keuangan, dipercaya menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa dalam sebuah perombakan kabinet yang krusial bagi arah kebijakan fiskal nasional ke depan.
Penunjukan ini menempatkan Suahasil di kursi panas pengelola kas negara. Latar belakangnya sebagai akademisi ekonomi di Universitas Indonesia dan rekam jejak panjang di pemerintahan, mulai dari tim asistensi kementerian, Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF), hingga posisi Wakil Menteri Keuangan sejak era pemerintahan Joko Widodo, menjadi modal utama yang diharapkan mampu menjawab tantangan ekonomi yang kian kompleks. Meski demikian, transisi kepemimpinan di tengah kabinet pemerintahan baru ini memicu sorotan publik terkait efektivitas kebijakan fiskal yang akan diambilnya.
Di balik pelantikan tersebut, transparansi dan integritas menjadi isu yang tak terelakkan. Mengacu pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan pada 27 Februari 2026 untuk periode pelaporan 2025, Suahasil tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp138,16 miliar. Kekayaan ini mencakup aset berupa tanah, bangunan, kendaraan, hingga surat berharga dan kas. Besarnya angka harta kekayaan ini pun menjadi sorotan publik yang menuntut akuntabilitas tinggi dan performa kerja yang bersih dari pejabat publik yang memegang otoritas penuh atas anggaran negara.
Sebagai Menteri Keuangan yang baru, Suahasil kini memikul tanggung jawab besar untuk menjaga stabilitas ekonomi dan memastikan bahwa setiap rupiah dari APBN mampu menyentuh masyarakat luas secara tepat sasaran. Publik kini menanti langkah konkret dari sang menteri dalam menghadapi tekanan ekonomi global serta kebijakan domestik yang harus mampu menyejahterakan rakyat tanpa terjebak dalam kepentingan politik sesaat. (*)








































