slot preparation.lsrs.lu

Kediaman Pribadi Joko Widodo di Solo Digeruduk Massa, Surat Peringatan Disampaikan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 10 September 2026 - 18:54 WIB

50195 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURAKARTA – Kediaman pribadi Presiden ke-7 RI Joko Widodo di kawasan Sumber, Surakarta, Jawa Tengah, didatangi massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Indonesia Bergerak pada Kamis (10/9/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas pernyataan Ketua Umum Projo, Budi Arie, yang sebelumnya melontarkan isu mengenai adanya indikasi gerakan makar.

Dalam aksinya, massa menuntut klarifikasi dan menyampaikan surat peringatan serta plakat sebagai simbol keresahan mereka terhadap situasi politik nasional. Bangun Sutoto, perwakilan massa, menyatakan bahwa kehadiran mereka di kediaman tersebut didorong oleh kepedulian terhadap stabilitas Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia menegaskan bahwa posisi Joko Widodo yang terlihat duduk berdampingan saat Budi Arie menyampaikan pernyataan kontroversial tersebut menjadi pemantik kekecewaan publik. Massa menuntut agar pihak-pihak terkait, termasuk mantan kepala negara, tidak terlibat dalam manuver yang dianggap melanggar konstitusi dan berpotensi memicu kegaduhan.

Situasi di lokasi sempat diwarnai permintaan massa untuk bertemu langsung dengan Joko Widodo. Namun, pihak pengamanan dalam, termasuk personel Paspampres Serka Zainudin, memberikan penjelasan bahwa setiap pemberian dokumen maupun audiensi harus melalui prosedur administratif yang berlaku melalui staf sekretariat. Ajudan Joko Widodo, AKBP Syarif Fitriansyah, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima surat dan plakat tersebut secara resmi. Ia memastikan bahwa seluruh aspirasi yang tertuang dalam dokumen akan disampaikan kepada Joko Widodo untuk dibaca. Terkait permintaan pertemuan, Syarif menegaskan bahwa keputusan akhir mengenai jadwal audiensi sepenuhnya bergantung pada kesediaan dan agenda yang bersangkutan. (*)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar
Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden
Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor
Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar
Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:12 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Lawe Alas melalui Program Polres Kuat

Rabu, 4 November 2026 - 12:19 WIB

Kapolsek Bambel Hadiri Penyampaian Visi dan Misi Calon Pengulu Kute

Rabu, 4 November 2026 - 10:17 WIB

LSM KOMPAK Aceh Tenggara Apresiasi Komitmen BPJN Aceh Tangani Ruas Jalan Nasional dan Pembangunan Jembatan Kuning I

Rabu, 4 November 2026 - 03:39 WIB

Mahasiswa Perikanan Dorong Kemandirian Pangan Pesantren Lewat Inovasi Budikdamber

Selasa, 3 November 2026 - 19:35 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan Bersama Wakapolres, Perkuat Kesiapan Personel Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades 2026

Selasa, 3 November 2026 - 18:48 WIB

Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Lawe Sigala-gala Imbau Warga Tidak Membakar Sisa Hasil Panen

Selasa, 3 November 2026 - 17:29 WIB

Edukasi Pengguna Jalan, Satlantas Polres Aceh Tenggara Bagikan Stiker Keselamatan dalam Operasi Patuh Seulawah 2026

Selasa, 3 November 2026 - 15:26 WIB

Proyek Infrastruktur Aceh Tenggara di Ujung Tanduk, Pemerintah Didesak Tak Abaikan Administrasi demi Kejar Tayang Fisik

Berita Terbaru