GAYO LUES | Sebanyak 20 kepala keluarga korban kebakaran di Desa Ulun Tanoh, Kabupaten Gayo Lues, harus dievakuasi ke Gedung Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang berlokasi tepat di seberang area kebakaran. Keputusan ini diambil setelah gedung tersebut dinilai layak dan belum digunakan untuk kegiatan lain sehingga dapat menampung warga terdampak bencana.
Api yang melanda Ulun Tanoh terjadi sekitar pukul 03.30 WIB dan baru dapat dipadamkan pada pukul 07.30 WIB setelah puluhan petugas pemadam kebakaran dikerahkan. Sebanyak 20 unit rumah dilaporkan hangus dan puluhan warga kini kehilangan tempat tinggal. Koordinasi pemerintah daerah berjalan cepat. Sejak pagi, Bupati Gayo Lues bersama Dandim dan para pejabat terkait meninjau langsung lokasi dan memastikan kebutuhan dasar korban segera terpenuhi.
Di hadapan warga yang sementara berkumpul di Gedung Kopdes Merah Putih, Bupati meminta masyarakat untuk mengikhlaskan musibah dan bersabar. Ia mengingatkan warga untuk tidak terjebak pada pencarian penyebab kebakaran, mengingat bencana merupakan ujian yang harus dihadapi bersama. Pemerintah setempat juga menginstruksikan Dinas Sosial bergerak cepat mendirikan dapur umum serta menyalurkan bantuan kebutuhan pokok di lokasi pengungsian.
Langkah lain ditempuh dengan meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengerahkan personel untuk menangani berbagai mekanisme pascabencana, mulai dari pendataan korban hingga pelayanan kesehatan dan psikososial. Semua upaya tersebut diprioritaskan agar para korban kebakaran dapat segera menata kehidupan pascabencana dan memastikan keselamatan serta kebutuhan dasar selama di pengungsian.
Situasi di Desa Ulun Tanoh kini masih menyisakan duka, namun pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus membersamai dan mendampingi para korban, hingga mereka dapat kembali membangun rutinitas yang sempat terputus akibat kobaran api. Gedung Kopdes Merah Putih untuk sementara diubah menjadi titik harapan baru, tempat warga berlindung sembari menunggu proses pemulihan dan bantuan lanjutan dari berbagai pihak. (Abdiansyah)








































