slot preparation.lsrs.lu

Longsor Lumpuhkan Jalan Nasional Blangkejeren-Kutacane, Penanganan Darurat Didesak Segera

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 9 September 2026 - 09:23 WIB

50595 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues – Longsor yang terjadi di kawasan Meloak 1 dan Meloak 2 sejak Selasa malam, 8 September 2026, melumpuhkan total akses Jalan Nasional Blangkejeren-Kutacane, Aceh. Hingga Rabu pagi, 9 September 2026, material longsoran berupa tanah dan batu masih menutup hampir seluruh badan jalan di sejumlah titik, memaksa kendaraan dari dua arah tertahan di lokasi selama berjam-jam. Tidak sedikit pengendara dan warga harus bermalam di pinggir jalan karena tidak ada akses alternatif.

Kejadian bermula sekitar pukul 19.00 WIB ketika hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut memicu pergerakan tanah di lereng perbukitan. Longsor secara beruntun terjadi di beberapa titik strategis, menutup jalur utama yang menjadi urat nadi penghubung antara Blangkejeren dan Kutacane. Informasi dari masyarakat menyebutkan, belasan kendaraan dari kedua arah terjebak, sementara para sopir dan penumpang memilih bertahan karena khawatir situasi belum aman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga pagi hari, belum terlihat upaya maksimal dari pihak terkait untuk menangani kondisi darurat ini. Warga setempat beserta para pengguna jalan menuntut pemerintah segera mengerahkan alat berat dan personel ke lapangan, mengingat ruas nasional ini merupakan jalur vital bagi distribusi logistik, kebutuhan pokok, dan layanan kesehatan untuk masyarakat di wilayah Gayo Lues dan Aceh Tenggara.

Keterlambatan penanganan tidak hanya mengganggu arus lalu lintas dan distribusi barang, tetapi juga berpotensi memperburuk kondisi di lapangan, terutama jika terjadi hujan susulan atau kebutuhan darurat di sekitar lokasi longsor. Banyak pihak menilai respons pemerintah dan instansi teknis terkait sangat lambat sehingga rentan menimbulkan kerugian lebih besar baik secara ekonomi maupun sosial.

Masyarakat, termasuk para pengendara yang terdampak, mendesak instansi pemerintah dan pihak berwenang agar segera berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk melakukan penanganan cepat dan tanggap bencana. Mereka menuntut pengerahan alat berat dan upaya pembersihan material longsor dapat dilakukan tanpa menunda waktu agar transportasi masyarakat dan distribusi kebutuhan pokok tidak lumpuh berkepanjangan.

Hingga Rabu siang, material longsoran di Meloak 1 dan Meloak 2 dilaporkan belum bisa diatasi, sementara antrean kendaraan semakin memanjang. Warga berharap pemerintah tidak tinggal diam dan segera melakukan langkah konkret untuk mengatasi situasi darurat ini, demi keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat di wilayah terdampak.

Berita Terkait

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana
Warga dan Satgas TMMD Antusias bangun 5 Unit RTLH di Kampung Gajah
Quick Response Personel Batalyon D Pelopor Bersama Masyarakat Padamkan Kebakaran Rumah di Gayo Lues
BPBD Gayo Lues Dirikan Tenda Darurat dan Salurkan Logistik untuk Korban Kebakaran Telege Jernih

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:06 WIB

Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru