slot preparation.lsrs.lu

Longsor Lumpuhkan Jalan Nasional Blangkejeren-Kutacane, BPJN Diminta Segera Bertindak

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 9 September 2026 - 08:49 WIB

50715 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues — Longsor di sejumlah titik pada kawasan Meloak 1 dan Meloak 2 melumpuhkan akses Jalan Nasional Blangkejeren-Kutacane sejak Selasa malam. Hingga Rabu pagi, material longsor dilaporkan masih menutup badan jalan dan belum dapat ditembus kendaraan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, longsor mulai terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Material tanah dan bebatuan menutup badan jalan di beberapa titik, sehingga kendaraan dari kedua arah terpaksa berhenti dan menunggu akses jalan kembali dibuka.

Sejumlah pengendara bahkan harus menunggu hingga pagi di lokasi karena tidak dapat melanjutkan perjalanan. Namun hingga Rabu pagi, penanganan terhadap titik-titik longsor tersebut dilaporkan belum dilakukan sehingga akses Jalan Nasional Blangkejeren-Kutacane masih terputus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kondisi ini memicu sorotan terhadap Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) dan pihak terkait yang dinilai belum memberikan respons cepat terhadap bencana longsor yang menutup salah satu jalur penting penghubung wilayah tersebut.

Masyarakat dan pengguna jalan meminta BPJN segera mengerahkan alat berat serta petugas ke lokasi untuk membersihkan material longsor. Mereka menilai keterlambatan penanganan tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga berpotensi mengganggu distribusi barang dan pelayanan darurat.

Jalan Nasional Blangkejeren-Kutacane merupakan salah satu jalur vital yang menghubungkan sejumlah wilayah di Aceh. Karena itu, penanganan cepat dinilai mendesak agar masyarakat tidak terus terjebak dan aktivitas transportasi dapat segera kembali normal.

BPJN dan instansi terkait diminta tidak menunggu lebih lama untuk mengambil tindakan. Hingga berita ini diturunkan, material longsor di sejumlah titik kawasan Meloak 1 dan Meloak 2 dilaporkan masih menutup badan jalan dan belum dapat dilalui kendaraan. (Red)

Berita Terkait

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana
Warga dan Satgas TMMD Antusias bangun 5 Unit RTLH di Kampung Gajah
Quick Response Personel Batalyon D Pelopor Bersama Masyarakat Padamkan Kebakaran Rumah di Gayo Lues
BPBD Gayo Lues Dirikan Tenda Darurat dan Salurkan Logistik untuk Korban Kebakaran Telege Jernih

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:06 WIB

Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru