slot preparation.lsrs.lu

Kelumpuhan Bandara Akibat Abu Vulkanik: Maskapai Wajib Berbenah, Penumpang Jangan Dikorbankan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 8 September 2026 - 04:23 WIB

50141 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA |  Penutupan operasional delapan bandar udara pada Minggu, 6 September 2026, akibat sebaran abu vulkanis Gunung Anak Krakatau menjadi tamparan keras bagi sistem transportasi udara nasional. Sebanyak 1.558 jadwal penerbangan terpaksa dibatalkan, memaksa sekitar 170.000 penumpang menghadapi ketidakpastian di tengah kekacauan manajemen krisis yang berulang. Delapan bandara yang terdampak, termasuk Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma, lumpuh total dan menyisakan ribuan orang terlantar tanpa kejelasan informasi yang memadai.

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) menyoroti lemahnya respons maskapai dalam menangani hak-hak penumpang di lapangan. Kepala BPKN, Mufti Mubarok, menegaskan bahwa fenomena alam tidak boleh dijadikan tameng bagi maskapai untuk lepas tangan dari tanggung jawab pelayanan. Pihaknya mendesak maskapai agar tidak hanya sekadar menggugurkan kewajiban refund, tetapi juga menjamin fleksibilitas penjadwalan ulang tanpa membebani penumpang dengan biaya tambahan yang tidak masuk akal. BPKN menilai, kerugian non-materiil yang dialami penumpang akibat hilangnya agenda bisnis hingga urusan keluarga merupakan dampak yang harus diakomodasi oleh solusi nyata dari pihak maskapai dan pemerintah.

Menanggapi kritik tersebut, Menteri Perhubungan Dudi Purwagandi mengingatkan maskapai untuk patuh pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 89 Tahun 2015. Meskipun regulasi tersebut memang memberikan pengecualian bagi maskapai dari kewajiban ganti rugi dalam kondisi force majeure seperti bencana alam, standar pelayanan minimum tetap menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar. Pemerintah menuntut maskapai untuk lebih proaktif dalam memberikan kompensasi layanan, seperti akomodasi dan informasi yang transparan, alih-alih membiarkan penumpang terkatung-katung di area bandara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sisi lain, respons maskapai terlihat masih bersifat formalitas. Pihak Lion Group berdalih bahwa pembatalan ini sepenuhnya di luar kendali dan merupakan bagian dari prosedur keamanan penerbangan. Sementara itu, Transnusa menyatakan telah membuka empat skema penanganan bagi penumpang, meliputi penjadwalan ulang, pengalihan rute, pengembalian dana, hingga penyediaan layanan dasar. Meski begitu, publik menanti bukti konkret di lapangan. Insiden ini seharusnya menjadi peringatan keras bagi otoritas penerbangan untuk mengevaluasi kembali sistem mitigasi bencana di bandara agar ketergantungan pada kebijakan reaktif tidak terus-menerus merugikan masyarakat.

Berita Terkait

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar
Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden
Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor
Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar
Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:12 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Lawe Alas melalui Program Polres Kuat

Rabu, 4 November 2026 - 12:19 WIB

Kapolsek Bambel Hadiri Penyampaian Visi dan Misi Calon Pengulu Kute

Rabu, 4 November 2026 - 10:17 WIB

LSM KOMPAK Aceh Tenggara Apresiasi Komitmen BPJN Aceh Tangani Ruas Jalan Nasional dan Pembangunan Jembatan Kuning I

Rabu, 4 November 2026 - 03:39 WIB

Mahasiswa Perikanan Dorong Kemandirian Pangan Pesantren Lewat Inovasi Budikdamber

Selasa, 3 November 2026 - 19:35 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan Bersama Wakapolres, Perkuat Kesiapan Personel Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades 2026

Selasa, 3 November 2026 - 18:48 WIB

Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Lawe Sigala-gala Imbau Warga Tidak Membakar Sisa Hasil Panen

Selasa, 3 November 2026 - 17:29 WIB

Edukasi Pengguna Jalan, Satlantas Polres Aceh Tenggara Bagikan Stiker Keselamatan dalam Operasi Patuh Seulawah 2026

Selasa, 3 November 2026 - 15:26 WIB

Proyek Infrastruktur Aceh Tenggara di Ujung Tanduk, Pemerintah Didesak Tak Abaikan Administrasi demi Kejar Tayang Fisik

Berita Terbaru