slot preparation.lsrs.lu

Kritik Keras di Forum ILC: Perwakilan Rakyat ‘Ngamuk’ Tuntut Kejelasan Pengesahan UU Perampasan Aset Koruptor

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 7 September 2026 - 03:49 WIB

50263 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Suasana diskusi publik dalam program Indonesia Lawyers Club memanas ketika perwakilan massa rakyat, yang dikenal sebagai Mas Teguh dari AMPB, meluapkan kekecewaan mendalam terhadap lambannya penanganan korupsi di Indonesia. Dalam forum tersebut, ia secara keras mengkritik para pemangku kebijakan dan elit politik yang dinilai justru mengaburkan esensi pemberantasan korupsi, sementara rakyat kecil terus menjadi pihak yang paling terdampak oleh kebijakan ekonomi dan beban pajak yang mencekik.

Mas Teguh menegaskan bahwa urgensi pengesahan Undang-Undang Perampasan Aset bukan lagi sekadar wacana, melainkan kebutuhan mendesak untuk memutus rantai korupsi yang kian merajalela. Ia menyoroti ketimpangan sosial di mana koruptor semakin leluasa menjarah keuangan negara, sementara masyarakat rentan harus menanggung beban akibat defisit anggaran yang berujung pada kebijakan pajak yang memberatkan. Menurutnya, kegagalan para pejabat negara untuk memberikan teladan dan keseriusan dalam mengawal regulasi antikorupsi mencerminkan ketidakpedulian elit terhadap penderitaan rakyat bawah.

Dalam orasinya yang lantang, perwakilan rakyat ini menuntut komitmen konkret dari parlemen untuk segera mengesahkan undang-undang tersebut, dengan menetapkan tenggat waktu yang tegas. Ia memperingatkan bahwa jika tuntutan untuk mengesahkan undang-undang tersebut tidak dipenuhi sesuai janji, massa rakyat akan kembali melakukan aksi demonstrasi besar-besaran untuk menuntut pertanggungjawaban wakil rakyat. Ketidakhadiran para pimpinan dalam sidang-sidang strategis juga menjadi sorotan tajam, yang dianggap sebagai bentuk pengabaian terhadap amanah negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di akhir pernyataannya, Mas Teguh menekankan bahwa rakyat tidak akan berhenti menuntut keadilan. Ia menegaskan bahwa perjuangan ini adalah upaya untuk menjamin kesejahteraan, perlindungan, dan kelangsungan hidup anak cucu bangsa di masa depan. Ia menutup dengan pernyataan tegas bahwa aksi massa yang dilakukan saat ini bukanlah sekadar gerakan aktivis, melainkan representasi dari kegelisahan murni rakyat dari berbagai daerah yang menuntut perubahan nyata bagi negara. (*)

Berita Terkait

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar
Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden
Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor
Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar
Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:12 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Lawe Alas melalui Program Polres Kuat

Rabu, 4 November 2026 - 12:19 WIB

Kapolsek Bambel Hadiri Penyampaian Visi dan Misi Calon Pengulu Kute

Rabu, 4 November 2026 - 10:17 WIB

LSM KOMPAK Aceh Tenggara Apresiasi Komitmen BPJN Aceh Tangani Ruas Jalan Nasional dan Pembangunan Jembatan Kuning I

Rabu, 4 November 2026 - 03:39 WIB

Mahasiswa Perikanan Dorong Kemandirian Pangan Pesantren Lewat Inovasi Budikdamber

Selasa, 3 November 2026 - 19:35 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan Bersama Wakapolres, Perkuat Kesiapan Personel Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades 2026

Selasa, 3 November 2026 - 18:48 WIB

Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Lawe Sigala-gala Imbau Warga Tidak Membakar Sisa Hasil Panen

Selasa, 3 November 2026 - 17:29 WIB

Edukasi Pengguna Jalan, Satlantas Polres Aceh Tenggara Bagikan Stiker Keselamatan dalam Operasi Patuh Seulawah 2026

Selasa, 3 November 2026 - 15:26 WIB

Proyek Infrastruktur Aceh Tenggara di Ujung Tanduk, Pemerintah Didesak Tak Abaikan Administrasi demi Kejar Tayang Fisik

Berita Terbaru