slot preparation.lsrs.lu

Respons Dingin Mitra Program MBG di Tana Toraja Tuai Kecaman Publik

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 7 September 2026 - 03:36 WIB

50273 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TORAJA |  Rapat Dengar Pendapat yang digelar di ruang sidang paripurna DPRD Tana Toraja pada Jumat, 4 September 2026, berubah menjadi ajang ketegangan menyusul pernyataan tidak simpatik dari salah satu mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi terkait dugaan kasus keracunan massal siswa. Dalam forum resmi yang dihadiri oleh para orang tua siswa tersebut, pihak penyedia layanan justru melontarkan pertanyaan retoris yang menyudutkan korban dengan kalimat, “Kalau sudah tahu basi, kenapa masih dimakan, Adek?”

Pernyataan yang dianggap tidak etis dan minim empati tersebut sontak memicu kemarahan para orang tua yang hadir, mengingat forum tersebut diadakan untuk mencari kejelasan atas musibah yang menimpa anak-anak mereka. Kasus ini bermula dari dugaan keracunan massal yang melibatkan program Makanan Bergizi Gratis, sebuah inisiatif yang seharusnya menjamin standar keamanan dan kelayakan konsumsi bagi para pelajar.

Potongan rekaman ucapan tersebut pun cepat beredar luas di media sosial dan menuai kecaman keras dari warganet. Publik mempertanyakan bagaimana seorang siswa dapat mendeteksi kelayakan makanan sebelum menyantap hidangan yang disediakan melalui program resmi pemerintah tersebut. Masyarakat menuntut agar kasus ini diusut secara menyeluruh, tidak hanya untuk mencari penyebab dugaan keracunan, tetapi juga menuntut evaluasi total terhadap proses penyediaan serta distribusi makanan yang dinilai abai terhadap aspek higienitas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski pihak mitra SPPG sempat menyatakan siap bertanggung jawab atas insiden tersebut dan mengklaim telah menjalankan prosedur operasional standar, namun pernyataan mereka yang terkesan menyalahkan korban telah mencederai rasa keadilan bagi para orang tua. Publik mendesak pihak berwenang untuk memberikan sanksi tegas kepada penyedia layanan yang terbukti lalai dan tidak menunjukkan tanggung jawab moral dalam menjalankan program strategis ini. (*)

Berita Terkait

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar
Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden
Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor
Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar
Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:12 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Lawe Alas melalui Program Polres Kuat

Rabu, 4 November 2026 - 12:19 WIB

Kapolsek Bambel Hadiri Penyampaian Visi dan Misi Calon Pengulu Kute

Rabu, 4 November 2026 - 10:17 WIB

LSM KOMPAK Aceh Tenggara Apresiasi Komitmen BPJN Aceh Tangani Ruas Jalan Nasional dan Pembangunan Jembatan Kuning I

Rabu, 4 November 2026 - 03:39 WIB

Mahasiswa Perikanan Dorong Kemandirian Pangan Pesantren Lewat Inovasi Budikdamber

Selasa, 3 November 2026 - 19:35 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan Bersama Wakapolres, Perkuat Kesiapan Personel Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades 2026

Selasa, 3 November 2026 - 18:48 WIB

Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Lawe Sigala-gala Imbau Warga Tidak Membakar Sisa Hasil Panen

Selasa, 3 November 2026 - 17:29 WIB

Edukasi Pengguna Jalan, Satlantas Polres Aceh Tenggara Bagikan Stiker Keselamatan dalam Operasi Patuh Seulawah 2026

Selasa, 3 November 2026 - 15:26 WIB

Proyek Infrastruktur Aceh Tenggara di Ujung Tanduk, Pemerintah Didesak Tak Abaikan Administrasi demi Kejar Tayang Fisik

Berita Terbaru