SLEMAN | Kasus dugaan keracunan makanan kembali terjadi di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, setelah ratusan siswa dari berbagai sekolah melaporkan keluhan kesehatan usai mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin, 31 Agustus 2026. Temuan ini terungkap setelah Dinas Kesehatan Sleman melakukan pendataan terhadap 1.110 responden penerima manfaat di sejumlah sekolah wilayah setempat.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Khamidah Yuliati, menyebutkan sebanyak 229 orang melaporkan mengalami gejala, terutama sakit perut dan diare, setelah menerima paket MBG. Yuliati menegaskan, tim kesehatan masih terus melakukan penyelidikan epidemiologi, termasuk pemeriksaan laboratorium dan analisis lanjutan untuk memastikan penyebab pasti kejadian ini.
Pemerintah Kabupaten Sleman, melalui Dinas Kesehatan dan KPPG, berkoordinasi mengadakan inspeksi, pemantauan langsung di lapangan, serta pengambilan sampel makanan. Hasil pengawasan sementara mencatat kasus gangguan pencernaan dialami oleh penerima program di SD Negeri Nyaen 2 dan TK Keluarga yang berada dalam wilayah layanan SPPG Sleman, Pandowoharjo, dan Brayut.
Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Sleman, Harsono Budi Waluyo, mengkonfirmasi salah satu penerima manfaat menjalani rawat jalan di puskesmas, namun tidak ada kasus rawat inap. Harsono menjelaskan, menu makanan pada hari kejadian terdiri dari nasi putih, bola-bola ayam saus mentai, tahu pop krispi, tumis pokcoy, dan buah melon.
Sebagai langkah pencegahan, operasional SPPG pada wilayah terdampak dihentikan sementara hingga seluruh hasil pemeriksaan laboratorium keluar dan ada rekomendasi resmi dari Dinas Kesehatan serta instansi terkait. KPPG Sleman memastikan proses pemantauan dan penanganan dilakukan secara intensif, dengan menekankan keselamatan dan prinsip kehati-hatian bagi seluruh penerima manfaat program. Pemerintah daerah berjanji akan menyampaikan perkembangan terbaru sesuai hasil pemeriksaan yang telah terverifikasi. (*)








































