slot preparation.lsrs.lu https://turistskola.edu.rs/

Setahun Warga Mengungsi, Baru 200 Huntap Dibangun dari 583 yang Diajukan Korban Banjir Lubuk Pusaka

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:06 WIB

50189 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH UTARA – Pembangunan hunian tetap bagi korban banjir bandang di Desa Lubuk Pusaka, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, akhirnya mulai dikerjakan setelah hampir setahun warga hidup dalam ketidakpastian tempat tinggal. Namun, jumlah yang dibangun jauh dari kebutuhan riil di lapangan.

Dari total 583 unit hunian tetap yang diajukan sebagai dampak banjir bandang pada November 2025 lalu, pemerintah baru memulai pembangunan 200 unit pada tahap awal. Huntap tersebut dibangun di atas lahan seluas sekitar 4 hektare di kawasan Simpang V Desa Lubuk Pusaka, yang dinilai lebih aman karena jauh dari tepi Sungai Ara Kundo yang selama ini menjadi sumber bencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini mendapat sorotan dari pemerintah desa setempat. Geuchik Desa Lubuk Pusaka, Janne, berharap pemerintah daerah dan pemerintah pusat tidak berhenti pada 200 unit dan segera mengabulkan seluruh usulan agar seluruh korban banjir mendapatkan tempat berteduh yang layak bersama keluarga.

“Kita sangat berharap kepada pemerintah daerah dan pemerintah pusat semoga dari yang kita usulkan 583 unit dapat dikabulkan, agar masyarakat korban banjir tersebut mendapatkan hunian tempat berteduh dan berkeluh kesah bersama keluarga tercinta,” ujar Janne.

Pembangunan yang mulai dikerjakan pada Minggu, 18 Oktober 2026, itu memang disambut rasa syukur oleh warga. Namun, di balik itu tersimpan kritik keras atas lambannya penanganan pascabencana. Selama setahun terakhir, warga terpaksa bertahan dengan hunian darurat sambil berupaya memulihkan ekonomi yang lumpuh total akibat banjir.

Relokasi ke lokasi baru juga bukan tanpa konsekuensi. Warga kini harus menempuh jarak lebih jauh untuk bercocok tanam di lahan pertanian semula yang menjadi sumber penghidupan mereka. Jika tidak dibarengi dengan pemulihan ekonomi dan akses pendukung, huntap berisiko hanya menjadi bangunan fisik tanpa mengembalikan kehidupan warga seperti semula.

Masyarakat Desa Lubuk Pusaka mengaku berterima kasih atas dimulainya pembangunan oleh pemerintah pusat, meski dilakukan secara bertahap setiap tahun. Namun, dengan selisih 383 unit yang belum jelas nasibnya, pemerintah dituntut tidak menjadikan janji bertahap sebagai alasan untuk menunda hak dasar warga atas tempat tinggal yang aman dan layak huni.

Berita Terkait

Pastikan “Rumah Kita” Bersih dari Narkoba Kalapas Lhoksukon Gelar Tes Urine Untuk Pegawai
Akun Facebook “J Joel Panton” Diretas, Pemilik Asli Imbau Netizen Agar Tidak Mudah Terprovokasi Dan Terbujuk Rayu
Ikuti Arahan Mensos, Karang Taruna Aceh Utara Ajak Pemuda dan Warga untuk Peduli Tetangga Lewat Perlinsos
Cegah Narkoba dan HP, Lapas Lhoksukon Gelar Razia Gabungan Bersama TNI dan Polri
Karang Taruna Aceh Utara Ajak Pemuda dan Warga Sukseskan Peringatan 800 Tahun Samudera Pasai
Pimred Tribunpasee.com Ucapkan Selamat Hari Jadi Milad Samudra Pasai ke-800
Tiga Pemuda Tersambar Petir Saat Pertandingan Sepak Bola di Aceh Timur, Satu Tewas
Haji Uma Pastikan Warga yang Dikabarkan Hilang di Aceh Utara dalam Kondisi Selamat

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 00:30 WIB

Ketua APPI Aceh Utara Desak Penyelidikan Transparan Insiden Penembakan di Tiro Pidie yang Tewaskan Warga

Rabu, 4 November 2026 - 20:25 WIB

Bentrokan di Acara Maulid di Pidie Tewaskan Satu Warga, Diduga Terkait Pengibaran Bendera Bintang Bulan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Janggal! Ditangkap di Pabrik Sabu 1,2 Ton di Pidie, Akmaluddin Disebut Bebas dan Jalani Peusijuek di Rumah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:17 WIB

Praktisi Desak Kapolri Periksa Pejabat Polres Pidie dan Polda Aceh Usai Dugaan Pabrik Sabu 1,2 Ton Terbongkar

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Dua Warga Tiongkok Terlibat Survei Lokasi Laboratorium Narkotika Rahasia di Aceh, 1,2 Ton Sabu Cair Disita di Pidie

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Bea Cukai, BNN, dan Polri Ungkap Clandestine Laboratory Sabu di Pidie, Aceh

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil Tinjau Langsung Dugaan Pabrik Sabu di Pidie yang Dijaga Ketat Brimob

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:03 WIB

Samarkan Pabrik Sabu dengan Modus Bengkel, Sindikat Narkoba di Aceh Digerebek

Berita Terbaru