Rilis Lebih dari 14 Single, Zahra Zee Siap Jadi Ikon Lagu Anak Indonesia

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 1 Agustus 2025 - 10:40 WIB

50720 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sleman – Dunia musik Indonesia kembali lahirkan bintang muda berbakat. Zahra Zee, Penyanyi asal Sleman, Yogyakarta menjadi salah satu talenta yang tengah bersinar di bawah naungan Senada Digital Records. Label musik tersebut pada 1 Agustus 2025 akan terus melakukan persiapan album khusus untuk Zahra.

Kepada awak media pada Jumat (1/8/2025), Zahra mengatakan Senada Digital Records juga akan meluncurkan program kolaboratif bersama akun Instagram @lomba.nyanyi yang merupakan rangkaian kegiatan lomba bernyanyi di Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta. Program tersebut menjadi bagian dari upaya Senada Digital Records untuk membangun ekosistem musik anak yang berkelanjutan.

Lahir di Sleman pada 7 Desember 2015, Zahra Zee kini duduk di bangku kelas 4 SD Muhammadiyah Kronggahan, Gamping, Sleman. Zahra menunjukkan bakat menyanyi yang luar biasa dan mengaku sudah menyukai dunia tarik suara sejak kecil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini Zahra terus mengasah kemampuannya lewat pendidikan musik di Sekolah Musik Purwacaraka, Yogyakarta. “Sebelum rekaman, yang pasti aku fokus mengingat lirik-lirik lagu supaya nggak salah saat rekaman,” ungkap Zahra yang kini telah merilis lebih dari 14 lagu bersama Senada Digital Records.

Adapun judul lagu-lagu yang telah dirilis Zahra Zee yaitu: Bahagia Berbagi, Gotong Royong, Perilaku, Harapan Temani Kita, Menghargai, Keluargaku Duniaku, Tut Wuri Handayani, Gunung Kidul, Gusti Mboten Sare, Tetaplah Jadi Baik, Ayah Terkasih, Awali Dengan Bismillah, dan Esok Milikmu. Proses Bukan Protes merupakan single terbaru Zahra.

Menariknya, Zahra bergabung dengan Senada Digital Records bukan karena rekomendasi langsung dari teman, melainkan hasil pencarian sendiri bersama sang ayah di media sosial. “Awalnya bapak cari-cari info di medsos, dan alhamdulillah akhirnya bisa gabung. Sekarang aku sudah rekaman banyak lagu,” ujarnya.

Meskipun orang tuanya tidak memiliki latar belakang musik secara profesional, dukungan keluarga Zahra sangat besar. Sang ayah, Yadi, dan ibunda Endarti yang berasal dari Gunungkidul kini menetap di Sleman selalu memberikan dorongan penuh terhadap minat dan bakat putri mereka. “Orang tua memang nggak berlatar belakang musik, tapi senang dengan musik, terutama bapak yang suka dangdut,” cerita Zahra.

Rulli Aryanto, pendiri dan produser Senada Digital Records menyatakan keyakinannya terhadap potensi Zahra Zee. “Zahra telah bersama kami lebih dari satu tahun. Progresnya sangat baik dan komitmennya bersama orang tuanya sangat kuat agar Zahra terus berproses dan berkembang,” ujar Rulli.

Rulli menjelaskan bahwa Senada Digital Records tidak hanya fokus pada aspek vokal semata, tetapi juga membina attitude dan kebanggaan dalam menyanyikan karya lagu sendiri. “Mimpi saya adalah menunjukkan ke dunia bahwa Indonesia punya anak-anak hebat dengan segala potensinya. Sejak dini, mereka harus dibekali nilai-nilai agar mampu bersaing di industri musik global,” tegasnya.

Dalam pengembangan konsep musik untuk Zahra, Senada Digital Records mencoba berbagai genre untuk memperkaya pengalaman bermusik sang artis cilik. “Zahra termasuk penyanyi yang powerful. Ke depan, kami akan mengarahkannya lebih ke genre pop Melayu,” jelas Rulli.

Zahra Zee sendiri menjadi artis pertama yang direkrut secara eksklusif melalui SUPERKIDS – Yogyakarta. Program dari Senada Digital Records tersebut merupakan sebuah inisiatif yang dirancang untuk menjaring dan mengembangkan penyanyi cilik dan remaja berbakat (program Superkids + Superpops) dari berbagai daerah di Indonesia.

Dengan semangat, talenta, dan dukungan profesional dari Senada Digital Records, Zahra Zee siap menjadi ikon baru dalam industri lagu anak di Indonesia. Zahra tak hanya ingin memukau lewat suara, tetapi juga menginspirasi generasi muda untuk bermimpi dan berkarya sejak dini.

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)

Berita Terkait

Lingling Siap Tampil Perdana di Sinetron Nasional, Perjuangan Perantau Asal Malang Jadi Sorotan
Vanya Wijaya Ajak Generasi Muda Ikut Lomba Nyanyi Tingkat Nasional “Jiwantara Kanjuruhan 2026 Season I”
Michelle Quinessha Rilis “Like A Diamond”, Penyanyi Usia 12 Tahun Siap Go Internasional
Gandung Pardiman Bantu Korban Laka di Gunungkidul
Zeya Prillian Adriaensen Siap Cetak Jejak Emas di Industri Film Tanah Air
Aisha Kamila Gaungkan Lagu Sunda Lewat Lomba Nyanyi Nasional 2026
Pendaftaran Lomba Fashion Show Numofest Little Runway Telah Dibuka, Roadshow 9 Kota Besar
Aprilia Sky Jalani Operasi Kedua di Korea Selatan, Penampilan Makin Fresh

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:16 WIB

Polda Aceh Ajak Masyarakat Meriahkan Bank Aceh Bhayangkara Run 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:58 WIB

Tingkatkan Kompetensi Medis dan Hukum, UPTD Bapelkas Aceh bersama IDI Aceh Tenggara Gelar Workshop Visum et Repertum dan Medikolegal Gratis

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:38 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran Sabu di Bambel, Seorang Pengedar Diamankan

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:48 WIB

PJ Pengulu Kute Buluh Bongkar Dugaan Sogokan Rp3 Juta untuk Menyerangnya, Tantang Pelapor Buka Fakta di Hadapan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:09 WIB

Kepsek dapat Revitalisasi Bantuan Bencana pilih Bungkam dan Libatkan oknum keluarga di Agara

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:25 WIB

Kapolsek Babul Makmur Pimpin Langsung Pengamanan Pelaku Penganiayaan , Bukti Kesigapan Polri Melayani Masyarakat

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:00 WIB

BNN Aceh dan Pemkab Aceh Tenggara Teken Nota Kesepakatan, Perkuat Sinergi Wujudkan Aceh Tenggara Bersih Narkoba

Senin, 1 Juni 2026 - 19:54 WIB

IDI Aceh Tenggara Gelar Workshop Visum Et Repertum dan Medikolegal, Hadirkan Pakar Forensik Nasional

Berita Terbaru